Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Tembak Warga di Makassar, Belum Diketahui Alasan Penembakan
ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Makassar, IDN Times - Seorang anggota polisi yang berdinas di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diduga menembak seorang warga di Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Peristiwa itu dikabarkan terjadi pada Rabu malam (9/3/2022).

"Masih diselidiki dulu," kata Kepala Bagian Opersional Polrestabes Makassar Kompol Wahyu Basuki kepada jurnalis, Kamis, dini hari (10/3/2022).

1. Korban dirawat di rumah sakit

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Warga yang ditembak polisi bernama Zulkifli (32). Korban ditembak pada bagian paha. Wahyu mengaku belum mengetahui jelas latar belakang dan kronologis kejadian tersebut.

Saat ini, korban dikabarkan masih dirawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Sementara polisi masih mendalami kasusnya. "Nanti kami sampaikan lebih lanjut," ujar Wahyu.

2. Polisi yang menembak masih diperiksa

Kantor Polrestabes Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

Polisi yang menembak warga di Makassar adalah Bripka AZ. Informasi yang diterima dari kepolisian, AZ saat ini masih diperiksa lebih lanjut di Polrestabes Makassar.

Pemeriksaan dilaksanakan beberapa saat setelah kejadian. Petugas juga masih akan memeriksa sejumlah saksi yang tak lain adalah warga setempat.

3. Video cekcok pascapenembakan beredar di medsos

Tangkapan layar rekaman video polisi tembak warga di Makassar. (Screenshot)

Video cekcok usai peristiwa penembakan warga di Makassar, sempat viral di media sosial dan sejumlah grup percakapan WhatsApp. Dalam video itu nampak warga mengepung Bripka AZ yang berdiri di samping sepeda motornya.

Dalam rekaman itu, terlihat juga pria yang diduga menjadi korban. Dia mengangkat sebagian bajunya sehingga terlihat darah di bagian belakang tubuhnya, sembari perlahan menghampiri AZ.

Sejumlah warga mendesak AZ untuk menjelaskan kenapa dia menembak korban. AZ yang kelihatan panik tak bisa berbuat banyak dan berupaya mengambil motornya untuk menghindari kerumunan warga.

Editorial Team

Related Article