Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Ayah-Anak di Maros

Makassar, IDN Times - Petugas Reserse Mobil (Resmob) Polda Sulawesi Selatan, Sabtu (9/12/2023), menangkap A (20), pelaku pembunuhan ayah-anak di Sanggalea, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Dalam penangkapan itu, polisi melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki.
Usai penangkapan, beredar foto pelaku tengah terbaring di atas ranjang sebuah rumah sakit. Kepala Unit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika membenarkan soal penembakan itu.
"Iya (ditembak), tapi maaf keterangannya langsung ke Kapolres Maros. Beliau yang nanti rilis," kata Benny kepada IDN Times Sulsel, Senin pagi (11/12/2023).
Pembunuhan ayah dan anak terjadi di sebuah rumah toko di jalan poros Maros-Makassar, Rabu (6/12/2023). Saat itu kedua korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di badan. Kejadian itu sempat disaksikan anak perempuan dan adik korban.
1. Informasi lengkap akan disampaikan Kapolres Maros

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel juga Kombes Komang Suartana membenarkan soal penangkapan pelaku. Namun dia mengaku belum mendapatkan informasi lengkap soal itu. Komang mengarahkan wartawan mengonfirmasi ke Kapolres Maros.
"Saya juga belum dapat baketnya (bahan keterangan), langsung ke Kapolres," kata Komang. IDN Times sudah berupaya mengonfirmasi Kapolres Maros AKBP Awaluddin, namun dia belum merespons telepon dan pesan singkat.
2. Pelaku masih menjalani pemeriksaan

Sebelumnya Kepala Seksi Humas Polres Maros Inspektur Satu Duddin memberikan informasi soal penangkapan pelaku. Dia menerangkan pelaku berinisial A dengan umur sekitar 20 tahun, dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan.
"Nanti tunggu info selanjutnya bapak Kapolres, karena ini satu pintu," ucap Duddin.
3. Saksi sempat lihat kedua korban berkelahi dengan pelaku

Menurut informasi yang dihimpun polisi, kedua korban sempat berkelahi dengan pelaku yang identitasnya masih misterius. Hal itu disampaikan saksi bernama Uswatul Hasanah (22), anak perempuan dari korban Makmur sekaligus adik dari korban Abdillah.
Sekitar pukul 4.30 Wita, saksi yang bangun hendak salat subuh mendengar ada keributan di lantai 2. Dari lantai 3, dia mengintip ke bawah, dan melihat ayah dan kakaknya berkelahi dengan pelaku.
Korban Makmur disebut sempat berteriak dan melarang anak perempuannya turun. Saksi kemudian bersembunyi di kamar adiknya dan menelepon keluarganya serta Polres Maros. Saat keluar kamar dan orang sudai ramai, saksi melihat kedua korban sudah tergeletak berlumuran darah.
"Terkait dengan kejadian dan seperti apa petunjuk yang nanti kami dapatkan, kami hanya mohon kepada masyarakat Maros doakan kami untuk segara ungkap kasus ini dan tangkap pelakunya," ucap Kapolres, Rabu.


















