Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Ditemukan Tewas di Mess Tambang Luwu, Luka Tembak di Leher

Kab. Luwu
2 min read
Polisi Ditemukan Tewas di Mess Tambang Luwu, Luka Tembak di Leher
Ilustrasi garis polisi (IDN Times/Aries Rahmat)
  • Anggota Ditpamobvit Polda Sulsel berinisial KU (43) ditemukan meninggal di Mess Halmahera PT Masmindo Dwi Area, Desa Rante Balla, Luwu, pada 3 November 2026.

  • Pemeriksaan awal Polres Luwu menemukan luka tembak di leher korban; di lokasi terdapat senjata api dinas jenis V2 Sabhara dan satu selongsong peluru.

  • Sebelum kejadian, KU izin tidak mengikuti briefing karena kurang sehat. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar, sementara keluarga menolak autopsi sehingga hanya dilakukan visum luar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Seorang anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan berinisial KU (43) ditemukan meninggal dunia di Mess Halmahera PT Masmindo Dwi Area, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada Selasa (3/11/2026). Korban diduga meninggal akibat bunuh diri.

Korban diketahui merupakan personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulsel yang berasal dari Makassar. Dugaan kematian disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleht tim Inafis Satreskrim Polres Luwu di lokasi kejadian.

"Korban ditemukan meninggal dunia...dengan kondisi luka tembak pada bagian leher," kata Didik dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

  1. 1. Korban sempat izin tidak mengikuti briefing

    Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
    Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

    Didik menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat meminta izin kepada rekan sekamarnya untuk tidak mengikuti kegiatan briefing. Korban menyampaikan kondisi kesehatannya sedang kurang baik sehingga memilih beristirahat di kamar mess.

    Saat rekannya kembali dari pos jaga, kamar dalam keadaan terkunci. "Kemudian mengetuk pintu kamar, namun korban tidak memberikan respons," ujar Didik.

  2. 2. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak tak bernyawa

    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)
    Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

    Teman sekamar KU sempat rekan yang lain saat mendapati kamar korban terkunci dari dalam. Mereka kemudian mendobrak pintu, lalu menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah di atas ranjang.

    Di sekitar korban ditemukan senjata api dinas jenis V2 Sabhara serta satu selongsong peluru.

  3. 3. Keluarga menolak jenazah diautopsi

    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (28/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya
    Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (28/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya

    Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan medis. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memperoleh keterangan terkait kondisi korban dan penyebab kematiannya.

    "Karena penolakan dari keluarga untuk tidak dilakukan autopsi, sehingga hanya dilakukan visum luar," kata Didik.

    Disclaimer:

    Bunuh diri bukan solusi untuk menyelesaikan persoalan hidup. Jika kamu atau orang terdekat sedang mengalami tekanan psikologis, merasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan ragu mencari bantuan dari orang yang dipercaya maupun tenaga profesional seperti psikolog dan psikiater.

    Kementerian Kesehatan menyediakan layanan Healing119.id untuk masyarakat yang membutuhkan dukungan psikologis awal. Layanan ini dapat diakses melalui panggilan telepon 119 ekstensi 8 atau percakapan WhatsApp melalui situs healing119.id.

    Mencari pertolongan bukanlah tanda kelemahan. Kamu tidak harus menghadapi persoalan berat sendirian. Ada bantuan dan orang-orang yang bersedia mendengarkan.

Related Articles

See More
Polisi Ditemukan Tewas di Mess Tambang Luwu, Luka Tembak di Leher