PLN Tambah 62 MW Pembangkit untuk Perkuat Listrik Sulbagsel

Makassar, IDN Times - PLN menambah kapasitas pembangkit listrik sebesar 62 megawatt (MW) di tiga lokasi untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Penambahan ini berasal dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berlokasi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan mengurangi potensi pemadaman. Penguatan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari komitmen PLN UID Sulselrabar dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, terutama di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
1. Tambahan kapasitas berasal dari tiga PLTD

Operator PLN mengoperasikan panel kubikel Tambahan 62 MW pembangkit guna menjaga pasokan listrik Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. (Dok. PLN UID Sulselrabar) Berdasarkan keterangan resmi PLN UID Sulselrabar, Selasa (27/10/2026), tambahan kapasitas 62 MW berasal dari PLTD Bulukumba sebesar 20 MW di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan; PLTD Sidera sebesar 20 MW di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah; serta PLTD Ladumpi sebesar 22 MW di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
PLN juga tengah menjalankan pengembangan tahap II di PLTD Bulukumba dan PLTD Sidera. Masing-masing pembangkit tersebut direncanakan mendapat tambahan kapasitas sebesar 30 MW.
Penambahan kapasitas pembangkit ini diharapkan memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel, sehingga pasokan listrik dapat lebih andal untuk menunjang aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi.
2. Pasokan listrik stabil membantu usaha kecil

Pelanggan pengguna listrik merasakan manfaat untuk usaha dan aktivitas sehari-hari. (Dok. PLN UID Sulselrabar) Keandalan listrik turut dirasakan pelaku usaha kecil. Suci, pemilik usaha kelontong, mengaku pasokan listrik yang lebih stabil membantu kelancaran aktivitas usahanya, terutama untuk menjaga kualitas barang dagangan yang membutuhkan pendingin.
“Alhamdulillah, sekarang listrik jauh lebih stabil. Dulu kalau listrik sering padam, minuman dingin dan barang dagangan saya bisa rusak, jualan juga jadi terganggu. Sekarang toko bisa buka lebih lama, listrik yang andal sangat membantu usaha kecil seperti kami agar terus berkembang,” tutur Suci.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan penambahan kapasitas pembangkit merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kelistrikan dan meningkatkan keandalan pasokan bagi masyarakat.
“Setiap tambahan megawatt adalah langkah menuju sistem kelistrikan yang lebih kuat dan semakin andal. Kami berkomitmen terus memperkuat pasokan listrik agar aktivitas dan kebutuhan listrik masyarakat di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara dapat terlayani dengan baik,” ujar Didik.
3. Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-81

Ilustrasi listrik (IDN Times/Arief Rahmat) Penambahan kapasitas pembangkit tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 27 Oktober 2026. Momentum ini menjadi pengingat perjalanan panjang kelistrikan Indonesia sejak 1945 sekaligus upaya PLN untuk terus meningkatkan keandalan pasokan energi.
Didik mengatakan PLN berkomitmen memastikan listrik tidak hanya tersedia, tetapi juga menjadi penggerak kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Di momentum Hari Listrik Nasional ke-81, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersama PLN menjaga dan memanfaatkan listrik secara aman, bijak, dan produktif,” ucapnya.




















