Polda Sulut Tahan 11 Anggota Polres Minsel, Diduga Langgar Disiplin

Propam Polda Sulut menempatkan khusus 11 anggota Polres Minahasa Selatan yang diduga melanggar disiplin dan etik saat patroli 24 Oktober 2026.
Polda Sulut meminta maaf kepada masyarakat Minsel atas insiden yang viral dan dinilai memengaruhi kepercayaan publik.
Menurut kepolisian, kericuhan terjadi setelah patroli membubarkan warga yang mengonsumsi miras dan mobil polisi dilempar batu.
Manado, IDN Times - Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Utara menahan 11 anggota Polres Minahasa Selatan yang diduga melanggar etik dan disiplin saat bertugas. Tak hanya satu, beberapa di antaranya diduga mabuk hingga memukul warga, bahkan melepaskan tembakan saat patroli pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Aksi tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman warganet. Kepala Bidan Hubungan Masyarakat Polda Sulut, Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo, menyebut bahwa saat itu ada 12 orang yang berpatroli.
Namun, hanya 11 orang yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. "Sebanyak 11 anggota telah ditempatkan khusus karena melakukan pelanggaran disiplin," terang Endrastiawan, Senin (26/10/2026).
1. Polda Sulut minta maaf

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo. Dok. Polda Sulawesi Utara Ia juga meminta maaf atas nama pimpinan Polda Sulut kepada masyarakat Minsel. Endrastiawan mengaku perbuatan tersebut berdampak terhadap kepercayaan publik dan citra institusi.
"Kami meminta maaf dan tentunya kejadian ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku," tuturnya.
Polda Sulut juga secara tegas menyatakan proses hukumnya akan berjalan secara profesional dan transparan. "Dan tentunya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sehingga proses pemeriksaan menghasilkan kesimpulan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Endrastiawan.
2. Dilempar batu saat patroli

Polisi mengawal anggota Polres Minsel yang ditahan di Polda Sulawesi Utara, Senin (26/10/2026). Dok. Polda Sulut Endrastiawan menjelaskan kronologi serupa milik Polres Minsel. Saat itu, polisi sedang patroli dan berupaya membubarkan warga yang sedang asyik mengonsumsi minuman keras.
Namun, lantaran tak terima mobil polisi dilempar batu. Akibatnya, bagian lampu mobil patroli retak. Hal tersebut membuat polisi dan warga terlibat cekcok.
Kabarnya, polisi juga menemukan panah wayer di TKP. Seorang polisi juga dikabarkan terluka akibat panah wayer tersebut.
3. Jadi bahan evaluasi

Kapolres Minsel, AKBP David Candra Babega. Dok. Polres Minsel Sebelumnya Kapolres Minsel, AKBP David Candra Babega, menegaskan jika ditemukan pelanggaran maka personel akan ditindak sesuai aturan disiplin, hukum, dan kode etik Polri. Ia ingin memastikan anggotanya menjalankan tugas sesuai dengan aturan, terutama dalam situasi yang berpotensi memicu konflik dengan masyarakat.
"Ini juga menjadi bahan evaluasi kami dalam memperkuat pengawasan dan pembinaan personel," sambung David.
Namun, ia juga memastikan bahwa anggotanya tetap akan rutin melaksanakan patroli untuk mencegah terjadinya kriminalitas. Ia juga mengimbau masyarakat tidak membahayakan orang lain seperti melempar benda dan menggunakan senjata ke petugas.




![[BREAKING] Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan](https://image.idntimes.com/post/20261026/img-20261026-wa0008_b014e75b-261b-4659-8db6-b39e60761322_watermarked_idntimes-1.jpg)















