Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PLN dan Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi Pulihkan Listrik Sulbagsel

Kota Makassar
3 min read
PLN dan Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi Pulihkan Listrik Sulbagsel
Audiensi PLN bersama Pemprov Sulsel di Rujab Gubernur Sulsel, pada 10 September 2026. (Dok. Pemprov Sulsel)
  • PLN dan Pemprov Sulsel memperkuat koordinasi untuk mempercepat pemulihan listrik Sulbagsel, setelah kapasitas pembangkit hidro terdampak kondisi hidrologi akibat El Nino.
  • Daya mampu pembangkit hidro, termasuk PLTA Poso, Bakaru, Malea, dan PLTM, turun dari sekitar 850 MW menjadi 250 MW atau berkurang 600 MW.
  • PLN memulihkan PLTU Jeneponto, mengoptimalkan pembangkit tersedia, mendorong pasokan tambahan dan TMC; pengaturan beban di Makassar mulai diminimalkan, sementara beberapa wilayah masih terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mempercepat pemulihan Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Langkah ini dilakukan di tengah berkurangnya kemampuan pasok sejumlah pembangkit, terutama pembangkit hidro.

Koordinasi PLN dan Pemprov Sulsel dilakukan melalui pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada 10 September 2026. Pertemuan tersebut membahas kondisi sistem kelistrikan, perkembangan pasokan, hingga sejumlah langkah yang dilakukan PLN untuk mempercepat pemulihan.

  1. 1. Produksi pembangkit hidro turun 600 MW

    Penurunan kondisi hidrologi akibat pengaruh el nino turut memengaruhi daya mampu sejumlah pembangkit hidro, termasuk Pembangkit Listrik Tena
    Penurunan kondisi hidrologi akibat pengaruh el nino turut memengaruhi daya mampu sejumlah pembangkit hidro, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru. (Dok. PLN UID Sulselrabar)

    General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan kondisi Sistem Sulbagsel masih menghadapi tantangan pada sisi pasokan. Salah satunya akibat berkurangnya kemampuan produksi sejumlah pembangkit hidro yang dipengaruhi kondisi hidrologi akibat fenomena El Nino.

    “Kondisi sistem saat ini membutuhkan upaya bersama dan koordinasi yang kuat. PLN terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan daya mampu pasok, mempercepat pemulihan pembangkit, sekaligus memastikan sistem tetap terjaga,” ujar Edyansyah.

    Ia menjelaskan, kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pembangkit seperti PLTA Poso, PLTA Bakaru, PLTA Malea, serta beberapa pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTM). Daya mampu pembangkit hidro yang sebelumnya berada di kisaran 850 megawatt (MW) kini hanya sekitar 250 MW atau turun sekitar 600 MW.

  2. 2. PLN pulihkan PLTU Jeneponto dan optimalkan pembangkit

    PLTU Punagaya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendapat predikat Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Dok. PLN UPK Punagaya)
    PLTU Punagaya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mendapat predikat Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Dok. PLN UPK Punagaya)

    PLN saat ini terus mengawal proses pemulihan sejumlah pembangkit untuk memperkuat kembali kemampuan pasok Sistem Sulbagsel. PLTU Jeneponto menjadi salah satu pembangkit yang proses pemulihannya terus didorong agar kembali berkontribusi terhadap sistem.

    Selain itu, PLN mengoptimalkan pembangkit lain yang masih tersedia sembari mendorong tambahan pasokan. Upaya tersebut dilakukan secara paralel untuk menjaga keseimbangan antara daya mampu pembangkit dan kebutuhan listrik.

    “Kami tidak hanya fokus pada satu langkah. Berbagai upaya kami jalankan secara paralel, mulai dari pemulihan pembangkit, optimalisasi pembangkit yang tersedia, hingga mendorong tambahan pasokan. Kami terus melihat setiap peluang untuk menambah daya mampu sistem,” jelas Edyansyah.

    Dari sisi mitigasi, PLN juga bersinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menghadapi kondisi hidrologi. Salah satunya dengan mendukung pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah yang berpengaruh terhadap ketersediaan air bagi pembangkit hidro.

  3. 3. Pengaturan beban diminimalkan

    Petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan peralatan pembangkit sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan dan optimalisasi daya mampu
    Petugas melakukan pemeriksaan dan pengecekan peralatan pembangkit sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan dan optimalisasi daya mampu pasok Sistem Sulbagsel. (Dok. PLN UID Sulselrabar)

    Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN untuk memahami kondisi sistem dan mendukung proses pemulihan. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah dan PLN juga mengevaluasi kondisi kelistrikan serta pengaturan beban yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

    “Saya bersama teman-teman dari PLN Regional Sulawesi hari ini berdiskusi dan melakukan evaluasi terkait kondisi kelistrikan serta pengaturan beban yang masih terjadi di beberapa wilayah,” ujar Gubernur Sulawesi Selatan.

    Menurutnya, kondisi kelistrikan di Makassar saat itu telah menunjukkan perbaikan sehingga pengaturan beban dapat diminimalkan. Namun, sejumlah wilayah lainnya masih mengalami pengaturan beban karena kemampuan pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal.

    “Untuk wilayah Makassar, kondisi sistem saat ini sudah semakin membaik sehingga pengaturan beban dapat diminimalkan. Namun, di beberapa wilayah lainnya masih terdapat pengaturan beban karena daya mampu pasok sistem belum sepenuhnya kembali optimal,” lanjutnya.

    PLN memastikan kondisi Sistem Sulbagsel terus dipantau secara real time. Pengoperasian pembangkit dan sistem penyaluran disesuaikan dengan perkembangan daya mampu pasok serta kebutuhan beban.

    Edyansyah mengatakan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. PLN juga akan terus mengevaluasi kondisi sistem secara berkala untuk mempercepat pemulihan dan memperkuat kembali pasokan listrik di Sulbagsel.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More