Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini, 13 Wilayah Waspada Angin Kencang

- BMKG memprakirakan sebagian besar Sulawesi Selatan cerah berawan pada 19 September 2026, dengan hujan ringan siang-sore berpotensi terjadi di sebagian Luwu Utara dan Toraja Utara.
- Peringatan dini angin kencang berlaku untuk 13 wilayah, dengan arah angin utara hingga timur berkecepatan 10-40 kilometer per jam; 18 wilayah juga berpotensi mengalami udara panas.
- Potensi angin kencang pada 19-21 September dipicu penguatan angin timuran terkait musim kemarau, serta dapat diperkuat perbedaan tekanan udara dan kondisi topografi lokal.
Makassar, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengalami cuaca cerah berawan pada Sabtu (19/9/2026). Hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Luwu Utara dan Toraja Utara.
Pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca di Sulsel diprakirakan berawan. Suhu udara berkisar 17-37 derajat Celsius dengan kelembapan udara 47-100 persen.
1. Angin kencang berpotensi melanda 13 wilayah

Kantor Balai BMKG Wilayah IV Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin) Prakirawan BBMKG Wilayah IV Makassar juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang di sejumlah wilayah Sulsel. Angin diprakirakan bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Wilayah yang perlu mewaspadai potensi angin kencang yakni Barru, Bantaeng, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, Takalar, dan Wajo.
2. Ada 18 wilayah berpotensi mengalami udara panas

ilustrasi kemarau (Unsplash.com/Joshua Woroniecki) Selain angin kencang, BMKG mengingatkan adanya potensi udara panas di sejumlah wilayah Sulsel. Kondisi tersebut diprakirakan terjadi di Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Palopo, Pinrang, Parepare, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diimbau memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Prakiraan cuaca tersebut dibuat Prakirawan BBMKG Wilayah IV pada Sabtu (19/9/2026) pukul 06.30 WITA.
3. BMKG ungkap penyebab potensi angin kencang

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Dok. PLN UID Sulselrabar) BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan pada 19-21 September 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi penguatan angin timuran yang berkaitan dengan kondisi musim kemarau.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami, mengatakan penguatan angin timuran menjadi salah satu faktor yang memicu potensi angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
"Potensi angin kencang di Sulawesi Selatan dalam beberapa hari ke depan dipengaruhi oleh angin timuran yang semakin kuat yang berkaitan dengan kondisi musim kemarau," kata Nur Asia kepada IDN Times, Jumat (18/9/2026).
Kondisi angin di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan tidak hanya dipengaruhi oleh pola angin secara regional. Faktor lokal seperti tekanan udara dan karakteristik topografi wilayah juga dapat memengaruhi kecepatan angin.
"Selain itu, perbedaan tekanan udara dan kondisi topografi wilayah dapat menyebabkan angin menguat secara lokal," katanya.


















