Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PIP Makassar Hibahkan Aset untuk Dukung Pengembangan Stadion Untia
Lokasi rencana pembangunan Stadion Untia di Makassar. (Dok. Pemkot Makassar)
  • PIP Makassar menyerahkan aset kepada Pemkot Makassar untuk mendukung pengembangan kawasan Stadion Untia sebagai pusat olahraga dan pertumbuhan wilayah baru.
  • Wali Kota Munafri menegaskan pembangunan akses jalan, air bersih, dan listrik akan diprioritaskan meski berpotensi menimbulkan gangguan sementara selama proses konstruksi.
  • Proses hibah melibatkan pertukaran aset antara PIP dan Pemkot Makassar, mencakup lahan serta bangunan yang digunakan bersama dalam kawasan pengembangan Stadion Untia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

MAKASSAR, IDN Times – Pemerintah Kota Makassar menerima penyerahan aset dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar untuk mendukung pengembangan kawasan Stadion Untia. Penyerahan aset tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan stadion yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas olahraga dan kawasan pengembangan baru di Kota Makassar.

Penyerahan aset dilakukan langsung oleh Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/6/2026). Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait yang akan terlibat dalam pengembangan kawasan stadion.

1. PIP Makassar dukung program strategis Pemkot

Penyerahan aset secara langsung oleh Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, bersama jajarannya kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi sejumlah SKPD terkait, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (5/6/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Direktur PIP Makassar, Rudy Susanto, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Makassar. Salah satunya melalui penyerahan aset yang dibutuhkan untuk pengembangan kawasan Stadion Untia.

Menurut Rudy, pembangunan stadion tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan baru di wilayah Untia. "Kami akan terus mendukung program-program strategis dari Bapak Wali Kota Makassar," ujar Rudy.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PIP Makassar. Menurutnya, kolaborasi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

"Kolaborasi antarinstansi menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang terintegrasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," jelas Appi.

2. Pemkot siapkan akses jalan hingga utilitas dasar

Rancangan site plan Stadion Untia yang disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam Placemaking Summit MAPAN di Kampus Unhas Gowa, Senin (8/9/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menjelaskan pemerintah kota akan membangun akses jalan menuju kawasan stadion sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur pendukung. Namun, proses pembangunan diperkirakan akan menimbulkan gangguan sementara akibat aktivitas kendaraan berat di area proyek.

Karena itu, ia meminta pengertian dan dukungan dari pihak PIP Makassar selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, ketidaknyamanan yang muncul hanya bersifat sementara demi percepatan pembangunan kawasan stadion.

"Kami perlu sampaikan, nanti dalam pembangunannya mungkin jalanan di sana akan berdebu karena mobil besar akan lewat bolak-balik, mohon dispport," kata Munafri.

Selain akses jalan, Pemkot Makassar juga akan memastikan ketersediaan infrastruktur dasar agar kawasan stadion dapat berkembang secara optimal. Kesiapan utilitas menjadi salah satu fokus dalam tahap pengembangan kawasan tersebut.

"Ada dua yang mau kita pastikan, penyediaan air bersih dan juga listrik," tambahnya.

3. Hibah melibatkan aset milik Pemkot dan PIP

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan soal rencana proyek Makassar Untia Stadium dalam forum Final South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) yang digelar di Hotel Novotel Grand Shayla, Makassar, Senin (4/8/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Muhammad Dakhlan, menjelaskan proses hibah melibatkan aset milik kedua belah pihak yang selama ini dimanfaatkan melalui mekanisme pinjam pakai.

Menurut Dakhlan, masa berlaku pinjam pakai lahan yang digunakan PIP Makassar telah berakhir. Di atas lahan tersebut terdapat pembangunan jalan yang dilakukan oleh PIP dan kini masuk dalam kawasan pengembangan Stadion Untia.

"Pada dasarnya lahan yang dipinjam pakai oleh PIP masa berlakunya sudah selesai. Di atas lahan itu terdapat pembangunan jalan yang dilakukan oleh PIP," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa aset yang akan diserahkan kepada pemerintah kota berupa bangunan dan fasilitas yang berdiri di atas lahan tersebut. Sebaliknya, Pemkot Makassar juga akan menghibahkan lahan yang saat ini dimanfaatkan oleh PIP sesuai mekanisme yang berlaku.

"Karena kawasan tersebut masuk dalam pengembangan stadion, maka yang akan diserahkan adalah bangunan dan fasilitas yang berdiri di atasnya," tuturnya.

"Pemerintah kota juga nantinya akan menghibahkan lahan yang saat ini digunakan oleh PIP sesuai mekanisme yang berlaku," lanjut Dakhlan.

Adapun proses hibah mencakup aset milik PIP Makassar yang dibutuhkan pemerintah kota berupa lahan seluas 8.188 meter persegi. Sementara itu, aset milik Pemerintah Kota Makassar yang saat ini dimanfaatkan PIP memiliki luas 10.416 meter persegi, termasuk bangunan dan sebagian ruas jalan lingkar PIP.

Editorial Team

Related Article