Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Sulsel Mulai Mulai Perbaiki Jalan Poros Sungguminasa–Malino
Jalan poros Sungguminasa-Malino salah satu yang masuk rencana pengerjaan perbaikan oleh Pemproov Sulsel. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengupayakan percepatan perbaikan salah satu ruas jalan paling vital di Kabupaten Gowa, Sungguminasa–Malino. Ruas ini selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat karena kerusakan parah dan tingginya tingkat kerawanan kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Perbaikan Sungguminasa–Malino masuk dalam Paket I Preservasi Jalan Multiyears Contract (MYP) 2025–2027, yang baru saja ditandatangani Pemprov bersama kontraktor pelaksana. Total nilai Paket I mencapai Rp430,7 miliar dan khusus menyasar ruas-ruas prioritas di wilayah selatan Sulsel, termasuk Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung–Bili-Bili, serta yang paling besar dampaknya: Sungguminasa–Malino.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Ir. H. Andi Ihsan, turun langsung meninjau lokasi. Ia menegaskan bahwa kondisi Sungguminasa–Malino menjadi perhatian utama pemerintah.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur Sulsel, hari ini kami mengunjungi ruas Sungguminasa–Malino. Pemerintah Provinsi hadir untuk membenahi ruas ini sebagai bagian dari Paket I. Ini semua adalah ruas yang sering menjadi keluhan masyarakat,” ujar Andi Ihsan.

1. Ruas penghubung ekonomi dan wisata

Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Jumat (5/12/2025), melaksanakan penandatanganan kontrak bersama kontraktor pelaksana untuk tiga paket Preservasi Jalan Kontrak Tahun Jamak (Multiyear Contract) Tahun Anggaran 2025-2027. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Sungguminasa–Malino bukan sekadar jalan utama di Gowa, tetapi juga akses strategis menuju kawasan wisata Malino, salah satu destinasi unggulan Sulsel. Jalan ini menjadi jalur distribusi logistik, pertanian hortikultura, serta mobilitas ribuan penduduk di dataran tinggi Gowa.

Kerusakan yang berlangsung cukup lama menyebabkan terganggunya transportasi warga, aktivitas ekonomi, hingga sektor pariwisata yang sangat bergantung pada akses darat.

Dengan dimulainya proses preservasi, Pemprov menargetkan akses ke Malino kembali aman, lancar, dan mampu menunjang peningkatan kunjungan wisata serta pengiriman hasil pertanian.

2. Didukung proyek besar Rp1,43 triliun untuk 805 km jalan

Ilustrasi jalan raya. Pixabay/pexels

Meski fokus utama berada pada ruas Sungguminasa–Malino, proyek ini merupakan bagian dari program besar Pemprov Sulsel melalui penandatanganan kontrak jalan Rp1,43 triliun untuk penanganan 805 kilometer ruas jalan provinsi. Kontrak mencakup Paket I, IV, dan V yang tersebar di berbagai wilayah seperti Barru, Soppeng, Wajo, Bone, dan Pangkep.

Namun Pemprov menegaskan bahwa prioritas di awal 2025 diarahkan ke jalan-jalan yang memiliki dampak langsung pada ekonomi masyarakat, terutama Gowa dan kawasan wisata Malino.

3. Percepatan pemerataan dan penggerak ekonomi masyarakat

ilustrasi jalan raya (pexels.com/500Photos.com)

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, telah menjadikan perbaikan infrastruktur jalan sebagai program prioritas. Proyek preservasi ini adalah kelanjutan dari upaya tersebut, dengan tujuan utama mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas antarkawasan.

Pemprov berharap, pengerjaan jalan strategis seperti Sungguminasa–Malino dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi, mempermudah kegiatan masyarakat, dan memperkuat sektor pariwisata yang menjadi andalan Gowa.

Editorial Team