Tim Basarnas Sulsel saat melakukan evakuasi korban KM Ladang Pertiwi yang karang di Selat Makassar. Istimewa
Sebelumnya, Djunaidi menjelaskan, Basarnas kembali mengevakuasi 10 orang penumpang selamat Senin (30/5) pagi tadi. Para korban selamat ini diselamatkan oleh nelayan sekitar pukul 04.00 WITA.
"Iya ditemukan nelayan, sepuluh korban ini sudah dipastikan oleh KN SAR Kamajaya (Basarnas) pukul 09.45 WITA dan berhasil dievakuasi ke pulau Pamantauan," ujarnya.
Identitas dari 10 orang yang dievakuasi ke Pulau Pamantauan Pangkep yaitu, sembilan laki-laki, masing-masing Mahfud (35) sebagai juragan KM Ladang Pertiwi 2, Supriadi (40) juragan KM Ladang Pertiwi 2, kemudian Hilal (41).
Lalu, Rahmat (30), Khalilul Rahman (28), Panji (32), Rahma (40), Rafa (7), Rafi (5) dan seorang perempuan, Masliang (50).
KM Ladang Pertiwi 02 berlayar dari Pelabuhan Paotere hendak menuju ke beberapa pulau yaitu Pulau Pemantauan, Masalima, Salirian, dan Pamalikan di Kabupaten Pangkep. Kapal tersebut mengalami kecelakaan laut dan kemudian dinyatakan tenggelam pada hari Jumat, 26 Mei 2022 sekitar pukul 13.30 WITA.