Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelepasan Kloter 8 Embarkasi Makassar, Ini Tiga Pesan untuk Jemaah
Jemaah haji Kloter 8 UPG asal Kabupaten Pinrang mengikuti prosesi pelepasan di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Ahad (26/4/2026). (Dok. Kemenhaj Sulsel)
  • Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, melepas kloter 8 asal Pinrang sambil menekankan pentingnya rasa syukur dan niat tulus dalam menjalankan ibadah haji.
  • Ikbal mengingatkan jemaah menjaga kesehatan selama perjalanan panjang menuju Madinah serta saling membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia agar tetap bugar dan kompak.
  • Jemaah diminta mematuhi aturan di Arab Saudi demi menjaga nama baik Indonesia, sementara Kloter 8 berjumlah 393 orang termasuk enam petugas haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Ketua Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyampaikan tiga poin utama kepada jemaah haji saat melepas kloter 8 UPG asal Kabupaten Pinrang di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (26/4/2026).

Dalam sambutannya, Ikbal menekankan rasa syukur, menjaga kesehatan, serta kepatuhan terhadap aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Banyak orang yang masih menunggu giliran, tetapi hari ini kita dipilih oleh Allah SWT untuk berangkat. Oleh karena itu, perbanyaklah rasa syukur dan doa," kata Ikbal.

1. Syukur dan niat jadi landasan ibadah

Ilustrasi jemaah haji. (IDN Times/Aditya Pratama)

Ikbal mengawali arahannya dengan mengingatkan jemaah untuk meluruskan niat dalam beribadah. Dia menekankan ibadah haji merupakan panggilan yang tidak semua orang dapatkan, mengingat panjangnya antrean di Indonesia.

Menurutnya, niat yang tulus menjadi kunci untuk menjalani rangkaian ibadah dengan baik hingga meraih haji mabrur.

2. Jemaah diminta jaga kondisi fisik

Ilustrasi jemaah haji (kemenag.go.id/Dewi Anggraeni)

Selain aspek spiritual, kondisi kesehatan juga menjadi perhatian. Ikbal mengingatkan perjalanan menuju Madinah yang memakan waktu sekitar sembilan jam membutuhkan kesiapan fisik.

Jemaah diminta memanfaatkan waktu di pesawat untuk beristirahat agar tetap bugar setibanya di Tanah Suci. Dia juga mengingatkan pentingnya kekompakan antarsesama jemaah, termasuk perhatian terhadap jemaah lanjut usia selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

3. Patuh aturan dan jaga nama baik

Ilustrasi Jemaah Haji (Kemenag.go.id)

Ikbal menekankan kepada jemaah untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Arab Saudi, termasuk larangan berfoto atau berswafoto di dalam Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

"Peraturan di sana sangat ketat. Jangan sampai kita melanggar, karena itu akan berdampak pada nama baik kita semua," katanya.

Diaa juga meminta jemaah mengikuti arahan petugas kloter demi kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah.

3. Kloter 8 berjumlah 393 orang

Ilustrasi. Jemaah haji asal Embarkasi Makassar (UPG) tiba di Sektor 3, Syishah, Makkah, Arab Saudi, Minggu (1/5/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Sementara itu, Ketua Kloter 8, Idris Muhammad, menyebut jumlah jemaah asal Kabupaten Pinrang yang tergabung dalam kloter ini mencapai 387 orang, ditambah 6 petugas haji.

Dia mengatakan komposisi jemaah didominasi perempuan. Dalam proses persiapan hingga perjalanan menuju asrama, sempat muncul kendala teknis, namun seluruhnya dapat diatasi.

"Ya, ada sih, tapi Alhamdulillah semua teratasi. Ada kendala teknis yang ada, tapi Alhamdulillah," kata Idris.

Dia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar tanpa hambatan.

"Harapan kami semoga dalam perjalanan ibadah ini kami semua diberikan kemudahan dalam segala urusan, diringankan segala beban," katanya.

Editorial Team