Makassar, IDN Times - Perumda Tirta Mangkaluku (PDAM) Kota Palopo buka suara terkait kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa Gerakan Aksi Mahasiswa (GAM) Luwu Raya di depan kantornya, Senin (2/11/2026). Pihak PDAM menyebut bentrokan dipicu ketegangan antara pegawai, warga, dan demonstran akibat terganggunya distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.
Direktur Utama Perumda Tirta Mangkaluku, Steven Hamdani, menjelaskan aksi demonstrasi sebenarnya dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 Wita berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima pihaknya. Namun, massa disebut sudah menggelar aksi sekitar pukul 11.00 Wita.
"Massa tidak hanya berorasi, tetapi juga membakar ban bekas tepat di depan gerbang kantor PDAM. Kondisi tersebut membuat mobil tangki kesulitan keluar masuk untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat," kata Steven dalam keterangan tertulisnya.