Unit mobil tangki PDAM Makassar saat menyalurkan air bersih gratis. (Istimewa)
Menghadapi potensi kemarau berkepanjangan, PDAM telah menyiapkan 14 unit mobil tangki untuk membantu distribusi air bersih kepada pelanggan yang mengalami gangguan layanan. Dukungan armada juga disiapkan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pemadam Kebakaran apabila dibutuhkan.
Syahrum mengatakan mobil tangki disiapkan untuk mengantisipasi kondisi yang sangat krusial selama musim kemarau. Menurutnya, prioritas utama distribusi air melalui armada tersebut adalah pelanggan PDAM yang mengalami gangguan layanan.
"Namun apabila masyarakat di luar pelanggan membutuhkan bantuan air bersih melalui koordinasi RT/RW, kami juga akan berupaya membantu sesuai kemampuan yang ada," kata Syahrum.
Dia juga meluruskan informasi yang menyebut cadangan air PDAM hanya mampu bertahan selama 30 hari. Menurutnya, angka tersebut merupakan skenario dalam kondisi kemarau ekstrem, sedangkan sumber air baku PDAM berasal dari sungai yang dipantau setiap hari.
"Cadangan air PDAM itu bukan seperti stok di dalam tangki yang tinggal dihitung harinya. Sumber air baku kami berada di sungai dan terus kami pantau setiap hari," katanya.