Makassar, IDN Times - Ombudsman RI mendorong pemerintah memperbaiki tata kelola program pupuk bersubsdi. Lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik itu mnilai pelaksaan program pupuk bersubsidi saat ini belum optimal.
Hal itu disampaikan Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika, dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan, Kamis (30/11/2023). Dia menghadiri kegiatan pertemuan yang melibatkan Kementerian Pertahanan, PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, agen pupuk, dan Dinas Pertanian Sulawesi Selatan di Makassar.
Yeka mengatakan, dalam monitoring tata kelola pelayanan penyaluran pupuk bersubsidi, setidaknya ada empat temuan Ombudsman. Persoalan itu terjadi di berbagai daerah, yang dikhawatirkan bisa berdampak ke tingkat nasional.
"Ini persoalan penting yang berkaitan dengan kebutuhan petani Indonesia. Harus direspons cepat, apalagi terjadi pada tahun politik dan produksi pangan berkurang akibat fenomena El Nino," kata Yeka dalam keterangannya.
