Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Nuansa Merah Menyambut Imlek di Klenteng Xian Ma Makassar

IMG_20260214_153828.jpg
Aroma hio dan lampion merah memenuhi Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Sabtu (14/2/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Makassar, IDN Times - Jalan Sulawesi, Makassar, tampak ramai pada Sabtu (14/2/2026) siang. Salah satu bangunan klenteng berlantai lima tampak berdiri kokoh di salah satu sudutnya.

Klenteng Xian Ma adalah bangunan itu. Dari luar, terlihat beberapa pekerja hilir mudik membenahi beberapa bagian klenteng. 

Di bagian dalamnya, ruangan klenteng ini dipenuhi aroma hio yang wangi dan lampion merah bergelantungan. Ini menandai persiapan Klenteng Xian Ma menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Pantauan IDN Times, nuansa merah khas Imlek tampak memenuhi teras hingga bagian dalam klenteng. Para pekerja silih berganti mengangkut lilin besar berwarna merah, memasang lampion, dan mengecat bagian bangunan.

1. Persiapan Imlek di Klenteng Xian Ma tetap seperti tahun lalu

IMG_20260214_153855.jpg
Bagian dalam Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Sabtu (14/2/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Humas Klenteng Xian Ma, Riadi, menyebut persiapan tahun ini tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Dia mengatakan semua kegiatan tetap berjalan seperti biasanya.

"Persiapannya ya seperti tahun-tahun kemarin. Tidak ada kegiatan atau ritual khusus yang berbeda," kata Riadi kepada IDN Times

Dia kemudian menjelaskan filosofi perayaan Imlek kali ini berfokus pada Tahun Kuda Api. Makna Tahun Kuda Api kali ini menekankan vitalitas dan kecepatan sehingga diharapkan dapat mendorong semangat baru bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat.

Mengenai harapan spiritual, menurut Riadi, hal itu bersifat pribadi. Setiap orang memiliki cara dan keyakinan sendiri dalam mengekspresikannya.

"Saya rasa tergantung juga masing-masing orang spiritualnya bagaimana," katanya.

2. Lima lantai Klenteng Xian Ma penuh patung dew dewi

IMG_20260214_154019.jpg
Suasana Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Sabtu (14/2/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Klenteng Xian Ma memiliki lima lantai, masing-masing menampilkan dewa berbeda. Lantai lima khusus Buddha dan beberapa dewi. Di lantai satu sendiri ada beberapa dewa juga dalam keyakinan penganut Konghucu seperti dewa tabib, serta dewa rejeki yang menjaga lima penjuru. 

"Seperti ini dewa tabib. Semasa hidupnya dia tabib. Ada yang sakit minta obat. Ini sebelah sini dewa rejeki 5 penjuru yang menjaga. Kalau ini penjaga langit kalau menurut agama tradisi," kata Riadi. 

Lantai lainnya menampilkan berbagai patung dewa, termasuk penjaga langit yang ditempatkan di arah timur, barat, selatan, dan utara.

"Ini ditaruh di timur, barat, selatan, utara. Jadi di atas langit, penjaga langit. Lantai 2 banyak patung. Lantai 5 khususnya Buddha," katanya. 

Pada hari-hari biasa, klenteng tetap buka dari pukul 07.00 hingga 16.00 WITA. Tempat ini kerap ramai dikunjungi para pemuda.

"Ya hari-hari biasa selain tanggal 1 Imlek dan tanggal 15 Imlek itu banyak anak-anak muda. Banyak di tanggal Imlek-nya," jelas Riadi sambil berseloroh.

3. Ritual pembersihan patung dewa dewi selesai dalam empat hari

IMG_20260214_153820.jpg
Suasana Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Sabtu (14/2/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Persiapan ritual terakhir meliputi pembersihan patung dewa. Proses ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, terutama di lantai lima.

"Sudah selesai. Terakhir hari ini. Empat hari berturut-turut. Di lantai 5 itu selesai," kata Riadi. 

Selain Imlek, tanggal 11 setelah Imlek menjadi momen besar dengan perayaan ulang tahun salah satu dewi, terutama oleh komunitas suku Hokkian. Sementara  tanggal 15 merupakan Cap Go Meh yang merupakan puncak sekaligus penutup perayaan Tahun Baru Imlek. 

Cap Go Meh ditandai dengan bulan purnama pertama, pertunjukan lampion, barongsai, dan makan tangyuan (bola beras ketan). Pada momen Cap Go Meh ini juga biasanya diiringi festival arak-arakan dewa dewi. 

"Pokoknya ramai. Banyak yang jual makanan juga kalau malam," kata Riadi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan Makassar New Port Ditutup

14 Feb 2026, 18:29 WIBNews