Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hama Jadi Tantangan Utama Petani Cabai di Sulsel

ilustrasi cabai. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
ilustrasi cabai. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Makassar, IDN Times - Petani cabai di Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadapi tantangan utama dari serangan hama yang mengancam hasil panen. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bersama dinas terkait terus mendorong langkah mitigasi untuk menjaga produksi cabai tetap stabil.

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH Bun) Sulsel, Bustanul Arifin, mengatakan serangan hama menjadi kendala yang kerap muncul di lapangan. Kondisi ini perlu ditangani sejak dini agar tidak berdampak pada hasil panen.

"Memang ada kendala-kendala, utamanya hama yang secara tidak langsung akan mempengaruhi produksi cabai kita," kata Bustanul, Kamis (12/2/2026).

1. Mitigasi bersama petani

Ilustrasi cabai. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi cabai. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk mengurangi dampak serangan hama, Dinas TPH Bun Sulsel memberikan pendampingan teknis kepada petani. Mereka juga memperkuat pengendalian hama di lapangan.

"Itu yang perlu kita mitigasi bersama dalam rangka bagaimana produksi cabai ini bisa berproduksi dengan baik di masyarakat maupun di petani kita," kata Bustanul.

2. Integrasi program pusat dan daerah

Ilustrasi cabai rawit. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Ilustrasi cabai rawit. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Pemprov Sulsel juga menekankan integrasi program antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung cabai sebagai komoditas pokok. Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil pertanaman cabai di Sulsel.

"Melalui program MBG, cabai juga diharapkan menjadi salah satu komoditas unggulan di Sulsel untuk meningkatkan hasil pertanaman," kata Bustanul.

3. Distribusi dan harga cabai jadi perhatian

Ilustrasi cabai (IDN Times / Yudi Rohmansyah)
Ilustrasi cabai (IDN Times / Yudi Rohmansyah)

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Muhammad Ilyas, menyampaikan pemerintah juga memantau distribusi cabai untuk menjaga kestabilan harga. Harga cabai sendiri sering mengalami fluktuasi.

Ilyas mengatakan bahwa harga cabai sangat bergantung pada produksi di daerah masing-masing. Dia menjelaskan selain produksi, distribusi cabai juga perlu diantisipasi.

"Karena misalnya kalau daerah terlalu tinggi produksinya, di sana murah, tapi akhirnya terdistribusi sehingga harga naik. Nah itu juga akan kita pantau," kata Ilyas.

Share
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

6 Langkah Menyambut Ramadan agar Puasa Lancar dan Berkah! 

13 Feb 2026, 11:09 WIBNews