Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri LH Minta Pemda Waspadai Kebakaran TPA selama El Nino
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat memaparkan soal pembangunan PSEL di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (5/8/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meminta pemda meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran TPA selama kemarau akibat El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga November.
  • Pemda diminta mengerahkan sumber daya sejak dini, termasuk pemadam kebakaran dan pembasahan TPA, agar api tidak berkembang menjadi sulit dikendalikan.
  • Kawasan TPA harus bebas dari pembakaran dan merokok karena kandungan gas metana tinggi; mitigasi diperkuat dalam tiga hingga empat bulan ke depan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tempat pemrosesan akhir (TPA). Menurutnya, kewaspadaan tersebut perlu diperkuat selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Pernyataan itu disampaikan Jumhur usai menghadiri pembahasan rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Rabu (5/8/2026).

1. Menteri LH minta pemda siaga selama El Nino

Jumhur Hidayat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Jumhur mengatakan musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga November. Karena itu, pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah kebakaran di TPA.

"Ini El Nino benar-benar panjang, sampai bulan November masih panas. Jadi saya minta semua pemda, pemkot untuk waspada," kata Jumhur.

Dia meminta pemda mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini. Menurutnya, upaya mitigasi perlu dimulai lebih awal agar kebakaran di TPA tidak sulit dikendalikan ketika sudah terjadi.

"Kerahkan pemadam kebakaran, mungkin pembasahan TPA-TPA itu," katanya. 

2. Larang pembakaran dan merokok di kawasan TPA

ilustrasi pembakaran lahan menyebabkan polusi udara (wikimedia.org/mrjohncummings)

Menurut Jumhur, kawasan TPA sangat rentan terbakar apabila ada sumber api. Karena itu, dia meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

"Karena itu mengandung gas metan yang tinggi, pastikan tidak boleh ada orang bakar bakar sembarangan di situ, merokok sembarangan juga tidak boleh," katanya.

Dia menilai upaya mitigasi perlu diperkuat selama musim kemarau. Menurutnya, pencegahan sejak dini penting untuk menghindari kebakaran besar yang dapat mengganggu pengelolaan sampah sekaligus berdampak pada lingkungan.

3. Minta mitigasi diperkuat dalam tiga hingga empat bulan ke depan

ilustrasi pembakaran sampah tak terdaur ulang di tempat pembuangan akhir (unsplash.com/Bakhrom Tursunov)

Jumhur menegaskan upaya pencegahan harus menjadi prioritas dalam beberapa bulan ke depan. Sebab, kebakaran di TPA akan jauh lebih sulit ditangani apabila sudah terjadi.

"Jadi saya minta paling tiga-empat bulan ini kita mitigasi sejak awal. Sekali sudah terbakar susah ini kita mitigasi sejak awal," kata Jumhur.

Curated For You

Editorial Team

Related Article