Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menko PMK Minta Pemda Bentuk Satgas Usut Pelanggaran PPDB

Menko PMK Minta Pemda Bentuk Satgas Usut Pelanggaran PPDB
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy (IDN Times/Margith Juita Damanik)
Intinya Sih
  • Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah membentuk satgas khusus tangani pelanggaran PPDB.
  • Pembentukan satgas tersebut masih menunggu Keppres, namun Muhadjir meminta daerah untuk sigap membentuk tim sendiri.
  • Satgas diminta tindak kasus jual beli kursi dan pemalsuan Kartu Keluarga selama proses PPDB, serta mengingatkan orang tua pentingnya pendidikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, meminta pemerintah daerah untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang secara khusus menangani pelanggaran penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu disampaikannya di sela kunjungannya ke Makassar, Rabu (10/7/2024).

"Ya memang kita minta masing-masing daerah membuat satgas," kata Muhadjir menanggapi perihal masih ada aduan pelanggaran dalam proses PPDB.

1. Pemda tidak perlu menunggu Keppres

Ilustrasi siswa belajar di sekolah (Dokumen pribadi)
Ilustrasi siswa belajar di sekolah (Dokumen pribadi)

Muhadjir mengaku bahwa sebenarnya dia telah mengajukan permohonan kepada presiden terkait pembentukan satgas tersebut. Namun ada proses penyelarasan di kementerian terkait sehingga sampai sekarang Keppres untuk permohonannya itu belum terbit.

"Tapi tidak usah menunggu Keppres, masing-masing daerah harus sigap membentuk tim satgas sendiri," kata Muhadjir.

2. Satgas bertugas menindak pelanggaran selama PPDB

Ilustrasi PPDB. (Dok. Istimewa)
Ilustrasi PPDB. (Dok. Istimewa)

Satgas diminta untuk menindaki semua pelanggaran selama proses PPDB. Di antaranya termasuk kasus jual beli kursi, dan pemalsuan Kartu Keluarga. 

"Kan sekitar itu masalahnya," kata Muhadjir.

3. Minta masyarakat tidak gunakan cara curang

Ilustrasi dan verifikasi PPDB (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi dan verifikasi PPDB (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Muhadjir pun mengingatkan kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih sadar pentingnya pendidikan. Seharusnya, kata dia, orang tua berpikir bahwa pendidikan tetap berada di tangan mereka sehingga apapun sekolahnya sangat tergantung didikan orang tuanya.

"Mestinya warga kita, para orang tua menyadari betul bahwa kalau dia memasukkan anaknya dengan cara-cara curang itu kan sudah mendidik anaknya yang tidak bagus sejak dini," kata Muhadjir.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More