Makassar, IDN Times - Serikat buruh di Sulawesi Selatan menyiapkan sejumlah isu utama untuk disuarakan dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Isu-isu tersebut mencakup agenda nasional hingga persoalan lokal yang dinilai masih membelit pekerja di lapangan.
Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulsel, Andi Malanti, mengatakan tuntutan di tingkat nasional antara lain mendorong pemerintah meratifikasi Konvensi 190 dari International Labour Organization (ILO) terkait perlindungan pekerja, termasuk pekerja rumah tangga.
Selain itu, serikat buruh juga mendesak pembatasan hingga penghapusan sistem outsourcing. Kebijakan tersebut dinilai perlu diterapkan secara menyeluruh, termasuk di perusahaan milik negara yang selama ini disebut menjadi rujukan bagi sektor swasta.
"Dan ketiga adalah hapuskan outsourcing di perusahaan BUMN. Karena itulah contoh yang dicontohi oleh perusahaan-perusahaan swasta lainnya," kata Andi Malanti, Senin (27/4/2026).
