Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jalan Rusak di Hertasning Mulai Diperbaiki, Gubernur: Maaf Kalau Macet

IMG_20251217_165021.jpg
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, meletakkan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Rabu (17/12/2025). IDN Times/Asrhawi Muin
Intinya sih...
  • Jalan Hertasning masuk proyek multiyears Pemprov Sulsel
  • Pengerjaan bertahap dengan rekayasa lalu lintas
  • Warga mulai merasakan progres perbaikan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan dan gangguan arus lalu lintas selama pengerjaan preservasi Jalan Hertasning, Kota Makassar. Pengerjaan ruas jalan ini menjadi bagian dari Paket Multiyears Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ruas Jalan Hertasning dikenal sebagai jalur padat yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. Selama proses perbaikan, aktivitas kendaraan di kawasan tersebut mengalami perlambatan akibat penyempitan badan jalan pada sejumlah titik.

“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” kata Andi Sudirman, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/1/2026). 

1. Jalan Hertasning masuk proyek multiyears Pemprov Sulsel

IMG_20251217_164853.jpg
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, meletakkan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Rabu (17/12/2025). IDN Times/Asrhawi Muin

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memulai penanganan preservasi Jalan Hertasning-Aroepala melalui skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025-2027. Proyek ini diawali dengan kegiatan groundbreaking pada Desember 2025 dan menjadi bagian dari enam paket pekerjaan jalan yang dibiayai melalui APBD Sulsel dengan total anggaran infrastruktur jalan mencapai Rp2,5 triliun.

Jalan Hertasning-Aroepala masuk dalam Paket 1 MYC dengan nilai kontrak sekitar Rp430 miliar. Paket ini mencakup 13 ruas jalan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Sinjai, dan Bulukumba, dengan total panjang penanganan lebih dari 300 kilometer. 

Ruas Jalan Hertasning menjadi prioritas penanganan setelah bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak berat. Permukaan jalan yang berlubang dan tidak rata telah lama memicu keluhan masyarakat, terutama pengguna jalan dengan mobilitas harian tinggi.

2. Pengerjaan bertahap dengan rekayasa lalu lintas

IMG-20251007-WA0647.jpg
Kondisi Jalan Hertasning-Aroepala (perbatasan Makassar-Gowa) yang telah lama rusak dan padat lalu lintas, Selasa (7/10/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup sebagian badan jalan untuk mengurangi dampak kemacetan. Pengerjaan berlangsung secara bertahap, dimulai dari penanganan titik-titik kerusakan parah sebelum masuk ke tahap pelapisan akhir.

Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan tahapan pekerjaan tersusun secara terstruktur. Pola pengerjaan ini bertujuan menjaga kualitas jalan dalam jangka panjang.

"Aspal yang rusak kita tutup terlebih dahulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing," kata Bima.

Bima menyebut pada ruas Jalan Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, pengerjaan berlangsung dengan penutupan separuh badan jalan secara bergantian. Skema ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama proses perbaikan.

"Setelah satu sisi selesai, pengerjaan dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pekerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli," jelasnya.

3. Warga mulai merasakan progres perbaikan

IMG_20251007_155034.jpg
Kondisi Jalan Hertasning-Aroepala (perbatasan Makassar-Gowa) yang telah lama rusak dan padat lalu lintas, Selasa (7/10/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Proyek perbaikan Jalan Hertasning menjadi sorotan masyarakat karena kondisi jalan sebelumnya kerap dikeluhkan. Lubang dan permukaan tidak rata dinilai mengganggu kenyamanan serta membahayakan pengguna jalan, terutama pada jam sibuk.

Iksan, pengendara ojek online yang hampir setiap hari melintas di Jalan Hertasning, mulai melihat perubahan pada kondisi jalan. Progres perbaikan tampak dari sejumlah titik yang kini tertata dan lebih rata.

"Banyak yang bertanya kapan jalan ini diaspal, kenapa sebelumnya hanya ditambal-tambal dengan paving blok di lubang-lubang jalan. Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya," kata Iksan.

Apresiasi juga datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, warga Jalan Hertasning, menyampaikan rasa syukur atas perbaikan yang sedang berjalan.

"Terima kasih banyak kepada Pak Gubernur karena adanya perbaikan jalan, khususnya di daerah Hertasning. Ini sangat membantu warga yang beraktivitas setiap hari di sini," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

[BREAKING] Prof. Jalamuddin Jompa Kembali Terpilih sebagai Rektor Unhas 2026-2030

14 Jan 2026, 12:17 WIBNews