Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Amalan untuk Mengejar Malam Lailatul Qadar

5 Amalan untuk Mengejar Malam Lailatul Qadar
I'tikaf di masjid(unsplash/David Monje)

Dalam bulan Ramadan, terdapat satu malam istimewa yang dinantikan oleh umat Muslim, yaitu malam Lailatul Qadar. Malam ini memiliki keutamaan luar biasa, di mana ibadah yang dilakukan pada malam tersebut lebih baik daripada ibadah selama 1000 bulan. Oleh karena itu, banyak umat Muslim yang berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.

Dalam Surah Al-Qadr, disebutkan bahwa malam ini penuh dengan keberkahan dan kesejahteraan hingga fajar menyingsing. Para ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar terjadi di antara 10 malam terakhir Ramadan, sehingga disarankan untuk meningkatkan ibadah pada periode tersebut agar tidak melewatkan keutamaannya.

Lantas, ibadah apa saja yang dianjurkan untuk diperbanyak dalam 10 hari terakhir Ramadan agar dapat meraih keistimewaan malam Lailatul Qadar?

1. Itikaf

ilustrasi istighfar saat itikaf (pexels.com/Fatih Maraşlıoğlu)
ilustrasi istighfar saat itikaf (pexels.com/Fatih Maraşlıoğlu)

Dalam sebuah hadis, istri Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, ‘Aisyah radhiyallahu 'anha, menyampaikan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hingga beliau wafat. Setelah itu, istri-istri beliau pun melanjutkan kebiasaan tersebut. (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172).

I’tikaf, atau berdiam diri di masjid, merupakan amalan yang dianjurkan kapan saja. Namun, khusus di bulan Ramadan, i’tikaf memiliki keutamaan tersendiri, yaitu sebagai sarana untuk meraih Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah di masjid. Melalui i’tikaf, seorang Muslim juga dapat menjauhkan diri sejenak dari urusan duniawi dan memanfaatkan waktu di bulan suci ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

2. Memperbanyak tadarus Alquran

Ilustrasi membuka Al-Qur'an (pexels.com/Alena Darmel)
Ilustrasi membuka Al-Qur'an (pexels.com/Alena Darmel)

Di bulan Ramadan, umat Muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak tadarus Al-Qur’an. Selain menjadi amalan yang mendatangkan pahala besar, membaca dan mengkaji Al-Qur’an di bulan ini memiliki makna khusus karena merupakan bulan diturunkannya kitab suci tersebut oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Dalam sebuah hadis, disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lebih sering bertilawah dan mengulang hafalan Al-Qur’an (muroja'ah) bersama malaikat Jibril selama bulan Ramadan.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, diriwayatkan:

“Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Kedermawanan beliau semakin bertambah saat Ramadan ketika Jibril menemuinya setiap malam. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau kala itu. Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling bersemangat dalam berbuat kebaikan, seperti angin yang berhembus.” (HR. Bukhari no. 3554 dan Muslim no. 2307).

3. Berzikir mengingat Allah

ilustrasi zikir dengan tasbih (pexels.com/Michael Burrows)
ilustrasi zikir dengan tasbih (pexels.com/Michael Burrows)

Di bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa mengingat Allah subhanahu wa ta’ala, memohon ampunan-Nya, serta merenungkan berbagai nikmat yang telah diberikan. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memperbanyak dzikir.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda dalam sebuah hadis:

“Hendaklah lisanmu selalu basah dengan berdzikir kepada Allah.” (HR. Tirmidzi no. 3375).

Keutamaan dzikir juga disebutkan dalam Al-Qur’an:

“Dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.” (QS. Al-Jumu’ah: 10).

Oleh karena itu, berdzikir tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga membawa keberkahan dan ketenangan hati, terutama di bulan yang penuh rahmat ini.

4. Doa khusus malam Lailatul Qadar

ilustrasi berdoa (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)
ilustrasi berdoa (unsplash.com/Masjid Pogung Dalangan)

Pada malam Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan sebuah doa khusus yang dapat dipanjatkan di malam yang penuh kemuliaan ini.

Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahwa ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah:

“Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui bahwa suatu malam adalah Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku ucapkan?” Beliau menjawab: “Berdoalah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850).

Doa ini memiliki makna yang sangat mendalam: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemberian maaf, maka maafkanlah aku dan hapuslah dosa-dosaku.” Dengan memanjatkan doa ini, seorang Muslim memohon ampunan dan kasih sayang Allah, terutama di malam yang lebih baik dari seribu bulan.

5. Perkuat salat sunah

ilustrasi pria sedang ,melaksanakan salat malam (pexels.com/Pir Sümeyra)
ilustrasi pria sedang ,melaksanakan salat malam (pexels.com/Pir Sümeyra)

Salah satu ibadah sunnah yang menjadi ciri khas bulan Ramadan adalah salat tarawih. Salat ini merupakan amalan istimewa yang hanya dilakukan pada bulan suci ini dan menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk meraih pahala yang besar.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang salat malam di bulan Ramadan karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Namun, selain salat tarawih, umat Muslim juga dianjurkan untuk tetap menjaga salat sunnah lainnya seperti di luar bulan Ramadan. Salat dhuha, salat rawatib, salat witir, dan bahkan salat tahajud setelah tarawih tetap menjadi ibadah yang sangat dianjurkan.

Maka dari itu, mari manfaatkan kesempatan berharga ini sebaik-baiknya. Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, dan masih diberi kesempatan untuk menjalaninya adalah nikmat yang patut kita syukuri. Semoga kita dapat meraih pahala dan ampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Mager Mode On? 6 Trik Belajar Saat Puasa Biar Nggak Ketiduran!

04 Mar 2026, 10:22 WIBNews