Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kekurangan Air Bersih di Makassar? Begini Cara Lapor Lewat LONTARA+
Distribusi air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Jalan Dg Tantu, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Rabu (2/9/2026). (Dok. Humas Pemkot Makassar)
  • Warga Makassar yang kesulitan air bersih selama musim kemarau dapat melapor melalui aplikasi LONTARA+, call center darurat 112, atau hotline BPBD 08155112112 yang beroperasi 24 jam.
  • Di LONTARA+, warga memilih menu Aduan Masyarakat lalu menjelaskan lokasi dan kondisi kekurangan air secara jelas agar pemerintah dapat melakukan asesmen kebutuhan di lapangan.
  • Pemkot Makassar menindaklanjuti laporan dengan penyaluran air bersih memakai mobil tangki, melibatkan BPBD, PDAM, Damkarmat, DLH, PMI, kecamatan, dan unsur terkait.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Musim kemarau membuat kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Kota Makassar meningkat. Warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi LONTARA+.

Pemerintah Kota Makassar membuka kanal pengaduan tersebut untuk memudahkan masyarakat melaporkan kondisi kekurangan air di lingkungan masing-masing. Laporan warga menjadi bagian penting dalam menentukan wilayah yang membutuhkan penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan warga yang membutuhkan bantuan air bersih dapat melaporkan kondisinya kepada pemerintah. Laporan tersebut dapat disampaikan melalui sejumlah kanal pengaduan yang telah disediakan.

"Setiap hari kita membuka call center untuk masyarakat yang kekurangan air. Bisa melalui aplikasi Lontara Plus, call center darurat 112, atau hotline BPBD 08155112112. Hotline ini dibuka 24 jam," kata Fadli.

Bagi warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih, berikut cara melapor melalui LONTARA+.

1. Buka aplikasi LONTARA+

Logo aplikasi LONTARA+ milik Pemerintah Kota Makassar. (PlayStore)

Langkah pertama, warga perlu membuka aplikasi LONTARA+, salah satu kanal layanan Pemerintah Kota Makassar. Pastikan aplikasi dapat digunakan dengan baik sebelum menyampaikan laporan mengenai kondisi kekurangan air bersih di lingkungan tempat tinggal.

Setelah membuka aplikasi, warga dapat memilih menu Aduan Masyarakat. Menu tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah, termasuk kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

2. Sampaikan kondisi yang dialami

Jeriken dan galon yang dibawa warga untuk mendapatkan bantuan air bersih di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu (2/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Warga kemudian dapat menjelaskan kondisi kekurangan air yang terjadi di lingkungan masing-masing. Sampaikan lokasi dan kondisi yang dialami secara jelas agar laporan dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan warga di lapangan.

Laporan yang masuk akan menjadi bagian dari proses asesmen pemerintah. Hasil asesmen tersebut digunakan untuk menentukan kebutuhan intervensi di wilayah terdampak.

3. Laporan warga akan ditindaklanjuti

BPBD Kota Makassar bersiap menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, Rabu (26/8/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Fadli menegaskan penanganan kekeringan merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Upaya tersebut menjadi wujud respons pemerintah terhadap kebutuhan warga terdampak.

"Karena pesan Pak Wali jelas, masyarakat tidak butuh jawaban dari semua masalahnya. Masyarakat tidak butuh alasan dari semua masalahnya. Apa yang mereka butuhkan? Respons cepat, terutama dari perangkat Pemerintah Kota," katanya.

Pemkot Makassar juga telah menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air. Penanganan tersebut melibatkan BPBD, PDAM, Damkarmat, DLH, PMI, kecamatan, hingga unsur lainnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article