Kebakaran Gudang Petasan di Minahasa Utara, 20 Rumah Warga Rusak

Kebakaran gudang petasan di Desa Watutumou, Minahasa Utara, Jumat dini hari menghanguskan sekitar delapan gudang dan merusak 20 rumah warga tanpa korban jiwa.
Kerusakan rumah meliputi plafon runtuh, atap berlubang, kaca pecah, hingga dinding retak; api bahkan sempat masuk ke salah satu rumah warga berjarak sekitar 50 meter.
Warga mengaku tidak mengetahui bangunan itu menyimpan petasan, sementara polisi belum dapat mengolah TKP karena api dan asap pekat masih menyelimuti lokasi.
Manado, IDN Times - Kebakaran melanda gudang petasan di di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Sekitar delapan gudang ikut hangus terbakar dan 20 rumah warga rusak ringan hingga sedang.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kepala Lingkungan II Desa Watutumou II, Dianingsih Mangolongsongke, menyebut kerusakan bervariasi.
Ada yang plafon rumahnya runtuh, atap berlubang, kaca jendela pecah, hingga dinding retak. "Saya sendiri dapur hancur, api memang sempat masuk rumah," ujarnya.
1. Rumah warga ikut terbakar

Kebakaran gudang petasan di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Minut, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Dok. Damkar Minut Jarak rumah Dian sendiri kurang lebih hanya 50 meter dari gudang yang terbakar. Awalnya, ia mendengar ada suara ledakan keras hingga memecahkan kaca rumah disusul kilauan cahaya yang sangat terang.
"Suasananya mirip kiamat, karena takut jadi kami pilih masuk kamar dan berdoa. Tapi ternyata suara ledakan kembang api dari gudang itu," kata Dian.
Setelahnya, beberapa orang mencoba memberanikan diri keluar rumah. Mereka berupaya membantu Dian memadamkan api yang terlanjut masuk rumah.
2. Dikira gudang kosong

Kebakaran gudang petasan di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Minut, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Dok. Warga Di sisi lain, warga ternyata tak tahu jika bangunan tersebut gudang petasan. Dian sendiri juga tidak pernah mendapat laporan terkait isi gudang.
Warga hanya mengetahui gudang itu kosong dan bagian depan hanya ditutupi ban kendaraan. Dian menduga barang yang ada di dalamnya ilegal.
"Karena memang pemilik tidak pernah memberitahu, serta kami tidak tahu isinya apa," kata dia.
3. Polisi kesulitan olah TKP

Petasan yang tersisa dari kebakaran gudang petasan di Desa Watutumou, Kecamatan Kalawat, Minut, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Dok. Damkar Minut Hingga menjelang malam, api di sekitar lokasi masih belum padam. Bahkan, asap juga semakin pekat dan mempengaruhi jarak pandang sekitar.
"Kami kesulitan olah TKP karena di TKP api belum padam, sehingga kami hanya melakukan mengamankan dan sterilisasi," kata PS Kasi Identifikasi Polda Sulut, AKP Vecky Tumembouw.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian. Selain itu warga juga diimbau mengenakan masker, terutama yang bermukim di sekitar TKP.





















