Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kapolda Sulsel Janji Tindak Tegas Pemilik Produk Skincare Merkuri

Kapolda Sulsel Janji Tindak Tegas Pemilik Produk Skincare Merkuri
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan / IDN Times : Darsil Yahya
Intinya Sih
  • Kapolda Sulsel akan tindak tegas peredaran skincare berbahaya di Sulsel
  • Pemilik skincare berbahaya akan diperiksa, harus ada izin resmi BPOM
  • Masyarakat diimbau hati-hati dan laporkan jika menemukan produk skincare berbahaya
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan, mengatakan bakal menindak tegas peredaran produk kosmetik atau skincare mengandung merkuri atau bahan kimia berbahaya yang beredar di Sulsel.

"Sudah lidik, yang pasti ditindak. Saya perintahkan nanti anggota saya agar segera menindak, siapa pelaku yang mengedarkan (skincare merkuri) pasti akan ketemu," kata Yudhiawan kepada awak media di Jl Pengayoman, Rabu (23/10/2024).

1. Kapolda sebut keselamatan masyarakat yang utama

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan / IDN Times : Darsil Yahya
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan / IDN Times : Darsil Yahya

Yudhiawan mengaku, tidak akan mentolerir para pelaku yang mengedarkan bahan kosmetik berbahaya tersebut. Sebab, kata Yudhiawan, keselamatan masyarakat adalah yang utama.

"Sesuai dengan aturan yang berlaku pasti ditindak. Di sini ada Kapolres, Dirkrimum, Dirkrimsus. Tugasnya polisi keselamatan masyarakat adalah nomor satu," ucapnya.

Pihaknya juga bakal memeriksa pemilik atau owner-owner skincare yang diduga produknya mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat merusak wajah .

"Contoh nih ketemu (skincare berbahaya) beredarnya toko A, berasal dari mana (skincare-nya) nanti akan kita panggil (owner-nya) apakah sudah didaftarkan (BPOM) apa belum," tuturnya.

Namun pemanggilan para owner tersebut, kata Mantan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) itu, tergantung dari mana asal produk skincare-nya karena ada juga produk yang memiliki izin resmi dan ada BPOM-nya.

"Tergantung, asal (skincarenya) dari mana? bukan masalah ownernya akan dipanggil. Nanti kalau yang bersangkutan resmi gimana?," tukasnya.

2. Kapolda imbau masyarakat hati-hati beli skincare

dr Oky Pratama saat meriview produk skincare NRL / istimewa
dr Oky Pratama saat meriview produk skincare NRL / istimewa

Olehnya itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati ketika hendak membeli atau menggunakan skincare. Jangan sampai produk yang dibeli mengandung bahan berbahaya.

"Dengan adanya peredaran kosmetik yang berbahaya diimbau kepada masyarakat jangan beli, harus dicek dulu apakah sudah ada BPOM-nya," tandasnya.

Dia juga meminta masyarakat agar segera melapor ke polisi jika menemukan produk skincare berbahaya yang beredar di kalangan masyarakat.

"Laporan nanti ke Ditkrimsus Polda Sulsel kalau ada yang ditemukan (skincare tanpa BPOM). Sekali lagi diimbau kepada masyarakat agar hati-hati membeli kosmetik karena dipakai atau dioleskan langsung di seluruh badan beda mungkin dengan parfum," pungkasnya.

3. Disorot dokter kecantikan ternama

dr Oky Pratama saat meriview produk skincare NRL / istimewa
dr Oky Pratama saat meriview produk skincare NRL / istimewa

Sebelumnya diberitakan, sejumlah produk kecantikan atau skincare di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapat sorotan dari dokter estetika dan kecantikan ternama, dr Oky Pratama.

Dalam unggahan akun Instagram-nya, dr Oky menilai beberapa produk skincare di Kota Daeng mengandung merkuri atau bahan kimia berbahaya yang dapat merusak wajah jika terus digunakan.

Oky menyebut merek skincare NRL milik Nurul Damayana, skincare Ratu Glow milik H Agus Salim Bucar, juga skincare milik Mira Hayati yakni MH Whitening Skin dan produk R & D Glow milik Rima Damayanti dianggap mengandung bahan berbahaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More