Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jenazah Perempuan Tenggelam di Sungai Jeneberang Gowa Ditemukan

Jenazah Perempuan Tenggelam di Sungai Jeneberang Gowa Ditemukan
Ilustrasi pencarian korban tenggelam. Dok. IDN Times/bt
Share Article

Makassar, IDN Times - Jenazah Satriani (37), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang tenggelam di Sungai Jeneberang, ditemukan tim SAR gabungan, Selasa sore (23/1/2023).

Menurut Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, korban ditemukan pukul 17.30 Wita setelah proses pencarian sejak korban tenggelam pada Minggu sore (22/1/2023). Dalam proses pencarian, anggota SAR dibantu keluarga korban.

"Jadi proses pencarian ini berjalan dua hari, tim di lapangan dibantu warga. Posisinya korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi yang diduga korban ini terjatuh", ungkap Djunaidi dalam keterangannya.

1. Ansar temukan istrinya pakai sebatang bambu

Ilustrasi - SAR gabungan melakukan proses pencarian korban tenggelam di sungai Jeneberang Gowa. (Istimewa)
Ilustrasi - SAR gabungan melakukan proses pencarian korban tenggelam di sungai Jeneberang Gowa. (Istimewa)

Satriani pertama kali ditemukan oleh suaminya, Ansar (35), yang dibantu warga dan potensi SAR. Saat itu, Ansar hanya menggunakan alat pencarian seadanya seperti kayu dan bambu untuk menusuk dasar sungai.

"Alhamdulillah membuahkan hasil, suminya (Satriani) yang temukan langsung istrinya, dia (Ansar) pakai bambu karena baju istrinya tersangkut di bambu yang dia pakai," terang keluarga Ansar, Fahmi kepada wartawan.

Saat jenazah korban ditemukan, seluruh keluarga yang berada di tepi sungai Jeneberang langsung menangis histeris.

2. Imbauan Basarnas bagi warga bantaran sungai

Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi saat diwawancarai wartawan di Makassar. Dahrul Amri/IDN Times Sulsel
Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi saat diwawancarai wartawan di Makassar. Dahrul Amri/IDN Times Sulsel

Beredar kabar Satriani coba bunuh diri dengan melompat dari jembatan penyeberangan sungai Jeneberang. Tapi belum ada pihak yang mengonfirmasi hal tersebut, termasuk dari pihak keluarga.

"Tapi atas kejadian ini, kita tentu sampaikan belasungkawa. Kita juga meminta agar warga yang tinggal di bantaran sungai dan sekitar lokasi tersebut untuk tetap memantau anggota keluarganya agar bisa mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi.

3. Korban disebut terjatuh

Ilustrai - Basarnas Sulsel mengevakuasi warga terdampak banjir. (Dok. Basarnas Sulsel)
Ilustrai - Basarnas Sulsel mengevakuasi warga terdampak banjir. (Dok. Basarnas Sulsel)

Sementara itu, Dantim Basarnas Sulsel Arman menambahkan, posisi korban saat jatuh berada di sisi barat sungai. Tapi saat ditemukan, korban berada di sisi sebelah timur sungai.

"Jadi korban ini ditemukan di sisi timur bendungan aliran sungai, (perkiraan) melenceng dari lokasi pencarian dari titik jatuhnya korban tersebut," tambah Arman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

WALHI: 21 Daerah Sulsel Masuk Zona Risiko Ekologis dan Ruang Sipil

06 Jun 2026, 20:33 WIBNews