Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jemaah Haji Diminta Waspadai 7 Gejala Penyakit Usai Tiba di Makassar
Jemaah haji Kloter 4 Debatkasi Makassar asal Kabupaten Wajo tiba di Asrama Haji, Rabu (3/6/2026) malam. (Dok. PPIH Debarkasi Makassar)
  • Petugas BBKK Makassar mengimbau jemaah haji memantau kondisi kesehatan selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air karena masa itu merupakan periode inkubasi beberapa penyakit menular.
  • Tujuh gejala yang perlu diwaspadai meliputi demam, batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, mual muntah, dan diare sebagai tanda awal kemungkinan infeksi pasca perjalanan haji.
  • Jemaah diminta segera ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala serius seperti kaku kuduk atau ruam kulit serta wajib membawa Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji saat berobat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Jemaah haji Debarkasi Makassar mendapat imbauan kesehatan terkait kewaspadaan terhadap sejumlah gejala penyakit. Gejala tersebut berpotensi muncul setelah kepulangan dari Tanah Suci.

Imbauan tersebut disampaikan Petugas Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar dalam penyuluhan singkat di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Rabu (3/6/2026), sebelum prosesi serah terima jemaah.

Petugas BBKK Makassar, dr. Muhammad Haskar Hasan, menjelaskan jemaah haji diminta memantau kondisi kesehatan selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air. Masa tersebut merupakan periode inkubasi sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai.

"Setiap jemaah haji wajib memantau kondisi kesehatannya selama 21 hari setelah tiba di tanah air," kata Haskar.

1. Tujuh gejala yang harus diwaspadai

ilustrasi demam (pixabay.com/congerdesign)

Dalam penyuluhan tersebut, jemaah diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tertentu. Gejala tersebut meliputi demam, batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, mual dan muntah, serta diare.

Gejala tersebut dinilai sebagai tanda awal penyakit infeksi. Kondisi itu dapat berkembang setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi.

2. Waspadai gejala serius seperti kaku kuduk

ilustrasi ruam kulit (freepik.com/freepik)

Selain itu, BBKK Makassar juga mengingatkan adanya gejala serius seperti kaku kuduk atau leher. Kondisi tersebut juga mencakup munculnya ruam pada kulit yang dapat mengindikasikan penyakit berbahaya seperti meningitis atau penyakit menular lainnya.

"Kaku kuduk bukan sekadar pegal biasa. Jika disertai demam tinggi, sakit kepala hebat, muntah, penurunan kesadaran, atau ruam kemerahan di kulit, jemaah harus segera mendapat pertolongan medis," kata Haskar.

3. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika ada gejala

Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Arief Rahmat)

Jemaah diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala tertentu. BBKK Makassar menegaskan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH) wajib dibawa saat berobat agar tenaga kesehatan dapat mendeteksi dini dan memberikan penanganan cepat. 

Jemaah juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk memakai masker saat sakit, mencuci tangan, serta segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan kesehatan. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit pasca kepulangan jemaah haji di Debarkasi Makassar.

Editorial Team

Related Article