Investasi Sulsel 2024 Capai Rp14 Triliun, Pertambangan Mendominasi

- Realisasi investasi Sulsel tahun 2024 capai Rp14,04 triliun, terdiri dari PMDN dan PMA.
- Sektor pertambangan sumbang Rp4,02 triliun atau 29% dari total investasi.
- Gubernur Andi Sudirman bentuk Desk Investasi untuk tingkatkan kualitas investasi di Sulsel.
Makassar, IDN Times - Realisasi investasi di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sepanjang tahun 2024 menunjukkan kinerja positif dengan capaian total sebesar Rp14,04 triliun. Angka itu terdiri atas Rp8,41 triliun dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Rp5,62 triliun dari Penanaman Modal Asing (PMA).
Data tersebut diungkap dalam agenda tahunan Dedicated Team Meeting Forum Phinisi Sultan di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (22/4/2025).
Dari total nilai investasi tersebut, sektor pertambangan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp4,02 triliun, atau sekitar 29 persen dari total investasi yang masuk ke Sulsel.
Sektor unggulan lainnya meliputi perumahan, kawasan industri, dan perkantoran senilai Rp2,026 triliun. Sektor perdagangan dan reparasi Rp1,391 triliun, sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi senilai Rp1,356 triliun, serta sektor industri logam dasar Rp1,110 triliun.
1. Fokus peningkatan kualitas investasi

Suasana Dedicated Team Meeting Forum Phinisi Sultan 2025 di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolaboratif lintas sektor. Dia mengaku bersyukur karena investasi tetap mengalir masuk di tengah tantangan ekonomi global.
"Namun, ke depan, kita perlu lebih fokus pada peningkatan kualitas investasi, bukan hanya kuantitas,” katanya dalam forum tersebut.
2. Sudirman akan membentuk Desk Investasi

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (IDN Times/Asrhawi Muin) Sudirman juga mengatakan, ke depan pihaknya akan membentuk Desk Investasi. Tim ini akan bertugas sebagai pelaksana teknis untuk mengawal proyek-proyek strategis yang siap dipromosikan, khususnya di daerah-daerah.
"Dia istilahnya nanti kita formulasikan, intinya pelaksana untuk mengawal. Investasi kan sudah ada timnya, tapi saya butuh desk. Desk ini nanti yang memfilter semua di bawah tim itu," kata Sudirman.
3. Investasi di Sulsel mencapai 23.476 proyek

Ilustrasi investasi (IDN Times) Bank Indonesia turut mencatat bahwa jumlah investasi di Sulsel mencapai 23.476 proyek, dengan serapan tenaga kerja mencapai 20.440 orang tenaga kerja dalam negeri. Kendati demikian, kontribusi investasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukkan tren penurunan, menandakan perlunya akselerasi dan optimalisasi investasi yang lebih produktif.
Tingkat efisiensi investasi Sulsel juga masih menjadi pekerjaan rumah. Berdasarkan rasio Incremental Capital Output Ratio (ICOR), produktivitas investasi di Sulsel tercatat masih lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional maupun negara tetangga seperti Vietnam.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)


















