Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gempa Mamuju, Pj Gubernur Sulbar Imbau Warga Tetap Tenang
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik. IDN Times/Istimewa

Makassar, IDN Times - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik memina warganya agar tetap tenang usai gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju. Gempa bermagnitudo 5,8 itu terjadi pada sekitar pukul 13.32 Wita, Rabu (8/6/2022).

Gempa bumi tersebut membuat warga Mamuju, Sulbar, berhamburan keluar dari rumah mereka. Dikabarkan juga sebagian gedung pemerintahan rusak akibat gempa.

"Untuk gempa tadi kami mengimbau masyarakat Sulawesi Barat khususnya Mamuju dan Majene untuk tenang. Waspada saja," kata Akmal kepada wartawan.

1. Akmal minta masyarakat jauhi bangunan

Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Akmal menjelaskan bahwa hingga kini belum ada teknologi yang mampu mendeteksi kapan terjadinya gempa. Karena itu, dia meminta warganya untuk tetap waspada.

"Gempa itu tidak akan melukai siapapun. Yang melukai adalah bangunannya. Jadi tolong jauhi bangunan yang bisa menimpa kepala atau membuat kita luka. Sementara dulu sampai ada pengumuman lebih lanjut dari BMKG," kata Akmal.

2. Gedung PKK Sulbar dilaporkan rusak

IDN Times/Arief Rahmat

Akibat gempa tersebut, sejumlah bangunan dikabarkan rusak. Salah satu bangunan yang dilaporkan rusak yaitu gedung PKK Pemerintahan Provinsi Sulbar rusak pada bagian plafon.

"Gedung milik PKK yang rusak, itu di bagian plafonnya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan, saat dikonfirmasi wartawan via telepon.

3. Empat orang dilaporkan terluka

Ilustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat terjadi gempa di Mamuju, lanjut Syamsu, sejumlah orang menjadi korban akibat terkena material bangunan jatuh.

"Acara tes casis di Gedung PKK Provinsi Sulbar. Informasi ada yang luka, itu peserta tes yang luka empat orang," jelas Syamsu.

Editorial Team

Related Article