Efisiensi Anggaran, Munafri Bakal Pangkas Pemborosan Pemkot Makassar

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar yang baru, Munafri Arifuddin, resmi menjalankan tugasnya setelah serah terima jabatan dalam rapat paripurna di DPRD Kota Makassar, Senin (3/3/2025). Dalam pidato penyampaian visi dan misi, Munafri menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan realokasi dana ke program strategis.
"Nah ini akan kita buang dan kita akan relokasi ke beberapa program-program strategis yang yang segera harus berjalan seperti perjalanan, biaya-biaya pertemuan-pertemuan," kata Munafri dalam wawancara setelah serah terima jabatan.
1. Efisiensi anggaran menjadi salah satu fokus utama

Munafri menegaskan bahwa efisiensi anggaran akan menjadi salah satu fokus utama dalam kepemimpinannya sebagai Wali Kota Makassar. Dia akan memangkas anggaran yang dinilai tidak efektif dan mengalokasikannya ke program strategis yang lebih berdampak bagi masyarakat.
"Kita akan melihat secara detail seperti apa pola penggunaan anggaran selama ini. Bagaimana perbandingan antara belanja dengan pendapatan? Ini yang harus kita press, membuang beberapa anggaran yang selama ini menurut kami merupakan sebuah pemborosan yang besar," kata Munafri.
2 Optimalkan penggunaan kantor

Salah satu langkah yang akan diambil adalah mengurangi biaya perjalanan dinas, pertemuan di luar kantor, serta anggaran konsumsi. Munafri ingin memastikan bahwa rapat dan pertemuan dapat dikerjakan di kantor pemerintahan guna menghemat anggaran.
"Meeting di luar kantor kita akan maksimalkan. Bagaimana kantor ini bisa dijadikan tempat untuk pertemuan-pertemuan yang bisa kita atur setiap bulannya, termasuk anggaran makan minum dan sebagainya," jelasnya.
3. Potensi efisiensi mencapai Rp300 miliar

Munafri mengatakan tim transisi telah mulai menghitung potensi efisiensi anggaran dan sejauh ini diperkirakan dapat mencapai Rp300 miliar. Jumlah ini diharapkan dapat dialihkan ke sektor yang lebih prioritas, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya.
"Mungkin difinalisasi dalam minggu ini sehingga akan menentukan berapa besaran angkanya. Dari situ kalau ini kemungkinan besar kemarin yang ini kurang lebih hampir sudah Rp300-an yang bisa kita efesiensi," kata Munafri.








![[FOTO] Sejarah Perubahan Pasar di Sulsel, dari Lapak Tikar ke Ruko Modern](https://image.idntimes.com/post/20260612/upload_5e0066c972d86d260330d5d1ff68334b_29db3f33-2ec7-41a8-927d-1122abf17538.jpeg)









