Makassar, IDN Times - Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Didit Hariyadi, mengatakan kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang jurnalis perempuan saat meliput kegiatan bakal calon presiden Anies Baswedan, tidak ditanggapi serius oleh terduga pelaku.
Didit menjelaskan, terduga pelaku yang disebut sebagai pengawal atau petugas keamanan kegiatan Anies di Makassar, tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini dengan memenuhi tuntutan korban.
"Bakal panjang, karena sampai sampai kini (terduga) pelaku tidak punya itikad baiknya untuk meminta maaf ke korban langsung," ungkap Didit Hariyadi dalam keterangannya, Senin (12/12/2022).
Untuk diketahui, kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami jurnalis perempuan di Makassar ini terjadi saat kunjungan Anies Baswedan di sebuah empang di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sabtu 10 Desember pekan lalu.
Saat itu, korban sedang melakukan peliputan dan hendak mewawancarai Anies, namun tiba-tiba terduga pelaku datang dari arah depan lalu mendorong korban dengan tangan hingga menyentuh bagian dada korban.
