Basarnas Makassar mengerahkan KN Kamajaya dalam proses pencarian penumpang hilang usai Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026). Dok. Basarnas Makassar
Selain Diska dan empat korban lain yang ditemukan di perairan Sangeang, penyintas lainnya, Jasmal bersama ibundanya, Nurmiati, ditemukan selamat sehari kemudian oleh nelayan di sekitar Pulau Sabalana, Kabupaten Pangkep. Keduanya juga harus kehilangan ayah mereka dalam tragedi tersebut.
Sementara itu, operasi pencarian korban KM Nurul Salsa masih terus berlangsung. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bersama Basarnas, TNI AL, Polairud, nelayan, serta kapal-kapal yang melintas terus melakukan penyisiran di sejumlah titik pencarian.
Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali mengatakan pemerintah daerah akan terus mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu proses pencarian korban.
"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan memperkuat koordinasi dengan semua pihak hingga seluruh korban ditemukan. Kami memohon doa seluruh masyarakat agar proses pencarian diberikan kemudahan dan korban yang masih belum ditemukan dapat segera diselamatkan," ujar Natsir Ali.
Total penumpang KM Nurul Salsa yang telah ditemukan hingga Minggu (19/7/2026) pukul 14.30 Wita mencapai 59 orang. Sementara itu, 18 penumpang lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sejumlah wilayah perairan.
KM Nurul Salsa sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7/2026), akibat mengalami kerusakan mesin.