Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dua Lagi Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat

Dua Lagi Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Dua orang penumpang KM Nurul Salsa yang dilaporkan tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/7/2026), ditemukan selamat pada Minggu (19/7/22026). Dok. Istimewa
Intinya Sih
  • Dua penumpang KM Nurul Salsa, Asmal dan Nurmiati, ditemukan selamat setelah empat hari hanyut di laut oleh kapal nelayan di perairan Pulau Sanipa, Pangkep.
  • Keduanya bertahan hidup di atas gabus bersama lima orang lain; tiga di antaranya meninggal dan jenazahnya terpaksa dilepaskan ke laut karena membusuk.
  • Hingga Minggu sore, total 59 penumpang telah ditemukan sementara 18 lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan di sekitar perairan Selayar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Dua lagi penumpang KM Nurul Salsa yang mengalami kecelakaan laut di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ditemukan selamat setelah empat hari hanyut di laut.

Keduanya ditemukan oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 di perairan Pulau Sanipa, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.

1. Korban yang ditemukan laki-laki dan perempuan

Basarnas Makassar mengerahkan KN Kamajaya dalam proses pencarian penumpang hilang usai Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar
Basarnas Makassar mengerahkan KN Kamajaya dalam proses pencarian penumpang hilang usai Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026). Dok. Basarnas Makassar

Humas Polres Selayar, Aiptu Suardi Alimuddin mengatakan, kedua korban diketahui bernama Asmal alias Jamsal (24), warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, serta Nurmiati (46), yang juga berasal dari alamat yang sama.

"Kedua Korban ditemukan di atas gabus menggunakan jaket pelampung atau live jacket," kata Suardi kepada IDN Times, Minggu.

Setelah dievakuasi, kedua korban dibawa ke rumah Ketua BPD Sabalana, Faril Paharu, di Pulau Matala'ang, Desa Sabalana, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.

2. Lima orang berada di atas gabus, tiga meninggal dunia

Salah satu korban yang ditemukan mengapung selama empat hari usai KM Nurul Salsa yang ditumpanginya tenggelam di perairan Selayar, Sabtu, 18
Salah satu korban yang ditemukan mengapung selama empat hari usai KM Nurul Salsa yang ditumpanginya tenggelam di perairan Selayar, Sabtu, 18 Juli 2026. Dok. Basarnas Makassar

Suardi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan dari kedua korban, sebelumnya di atas gabus tersebut terdapat lima orang, namun tiga korban lainnya sudah meninggal dunia.

Setelah dua malam, Asmal dan Nurmiati mengaku terpaksa melepaskan tiga jenazah tersebut ke laut karena kondisinya mulai membusuk.

"Untuk sementara, kedua korban belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. Sehingga identitas tiga korban yang disebut meninggal dunia belum dapat dipastikan," ujar Suardi.

3. Delapan belas korban masih dicari

Basarnas Makassar mengerahkan kapal milik TNI AL dalam proses pencarian penumpang hilang usai Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026). Dok. Basarnas Makassar
Basarnas Makassar mengerahkan kapal milik TNI AL dalam proses pencarian penumpang hilang usai Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026). Dok. Basarnas Makassar

Dengan ditemukannya dua korban tersebut, total penumpang KM Nurul Salsa yang telah ditemukan hingga Minggu (19/7/2026) pukul 14.30 Wita mencapai 59 orang.

Sementara itu, 18 penumpang lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan di sejumlah wilayah perairan.

KM Nurul Salsa sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7/2026), akibat mengalami kerusakan mesin.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sulawesi Selatan

See More