Golkar Sulsel Target Rebut Kembali Posisi Pemenang pada Pemilu 2029

- Muhidin M Said menegaskan pentingnya konsolidasi internal sebagai strategi utama untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar Sulsel setelah kehilangan posisi puncak pada Pemilu 2024.
- Selama delapan bulan menjabat, Muhidin memimpin konsolidasi di tiga daerah pemilihan—Takalar, Soppeng, dan Pinrang—dengan melibatkan pengurus DPD II, fraksi, serta berbagai organisasi pendukung.
- Golkar Sulsel menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029 melalui semangat kebersamaan kader yang tercermin dalam berbagai kegiatan organisasi dan dukungan terhadap kepengurusan baru hasil Musda XI.
Makassar, IDN Times - Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said, menegaskan pentingnya konsolidasi internal. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, konsolidasi menjadi strategi utama untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan setelah hasil Pemilu 2024. Muhidin mengatakan Musda bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi momentum menyatukan kembali kekuatan partai menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.
"Hari ini kita berkumpul bukan sekedar untuk bersilaturahmi. Tetapi untuk meneruskan kembali komitmen kita terhadap cita-cita besar Partai Golkar," kata Muhidin dalam sambutannya.
1. Sebut Golkar Sulsel harus bangkit usai kehilangan posisi puncak

Muhidin mengingatkan Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai lumbung suara Partai Golkar. Namun, untuk pertama kalinya pada Pemilu 2024, Golkar tidak lagi menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Sulsel.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan utama bagi seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Dengan begitu, Partai Golkar diharapkan mampu menghadapi dinamika politik yang akan datang.
"Sebab itu tanpa persatuan, kekuatan kita akan terpecah dan kegiatan konsolidasi itu memastikan setiap kader dari pusat dunia daerah bergerak dan takut irama perjuangan," katanya.
2. Klaim konsolidasi digelar di tiga daerah pemilihan

Muhidin juga memaparkan laporan pelaksanaan tugasnya selama sekitar 8 bulan memimpin DPD I Golkar Sulsel sebagai pelaksana tugas. Dia mengatakan kepengurusan PLT langsung menggelar konsolidasi setelah dibentuk oleh DPP Partai Golkar.
Menurutnya, konsolidasi telah digelar di tiga daerah pemilihan yakni Kabupaten Takalar untuk Dapil Sulsel I, Kabupaten Soppeng untuk Dapil Sulsel II, dan Kabupaten Pinrang untuk Dapil Sulsel III. Kegiatan tersebut dihadiri pengurus DPD II, anggota Fraksi Golkar, organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, hingga kader dari berbagai daerah.
"Di sinilah kami berkeyakinan penuh bahwa Partai Golkar punya daya tarik tersendiri yang sangat luar biasa untuk ikut bersama-sama dengan kita semua bagaimana membangkitkan kembali Golkar di Sulsel ini," katanya.
3. Target tambah kursi pada Pemilu 2029

Muhidin mengatakan rangkaian konsolidasi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan organisasi, termasuk buka puasa bersama selama Ramadan dan penyembelihan lebih dari 40 ekor sapi kurban saat Iduladha. Menurutnya, antusiasme kader dalam berbagai kegiatan tersebut menunjukkan semangat untuk membesarkan kembali Partai Golkar di Sulawesi Selatan.
"Ini membuktikan bahwa betapa cintanya kader-kader Partai Golkar terhadap partainya. Mereka semua ingin maju, mereka semua ingin berbakti, mereka semua ingin berpartisipasi untuk meningkatkan perolehan kursi di Sulawesi Selatan ini," kata Muhidin.
Muhidin berharap kepengurusan baru hasil Musda XI dapat melanjutkan konsolidasi yang telah dibangun. Dia optimistis Partai Golkar mampu meningkatkan kembali perolehan kursi pada Pemilu 2029.
"Mari kita satukan langkah, merapatkan barisan, dan seduhkan komitmen kita bersama. Kita jadikan Partai Gokar semakin solid, semakin kuat, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

















