Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dinsos Sulsel: Data 25.214 KPM Terindikasi Judol Masih Diverifikasi
Plt Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Abdul Malik Faisal. (IDN Times/Asrhawi Muin)
  • Dinsos Sulsel memverifikasi 25.214 KPM yang rekeningnya terindikasi transaksi judi online; data bersifat dinamis dan terbanyak berada di Makassar.
  • Temuan transaksi tidak otomatis membuktikan pemilik rekening terlibat, karena rekening bansos dapat digunakan anggota keluarga; penerima PKH juga ikut diperiksa.
  • Pemprov Sulsel meminta data identitas lengkap untuk verifikasi, sementara Dinsos memperbarui penerima bansos agar bantuan tetap tepat sasaran berdasarkan klarifikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Dinas Sosial (Dinsos) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih memverifikasi data 25.214 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi menggunakan rekening untuk transaksi judi online (judol). Data tersebut masih dalam proses penelusuran dan klarifikasi.

Kepala Dinsos Sulsel Abdul Malik Faisal mengatakan data tersebut masih bersifat dinamis. Angkanya dapat berubah setelah proses klarifikasi dan pemutakhiran data.

"Paling banyak di Makassar. Daerah kota. Kenapa kota? Karena di situ teknologi. Karena judol itu pakai teknologi," kata Malik, Senin (21/9/2026). 

1. Rekening KPM bisa digunakan anggota keluarga

Ilustrasi Bansos (Foto: IDN Times)

Malik menjelaskan temuan transaksi judi online pada rekening penerima bansos belum dapat langsung diartikan sebagai keterlibatan pemilik rekening. Sebab, terdapat kasus rekening penerima yang justru digunakan oleh anggota keluarga untuk bertransaksi judol.

Karena itu, Dinsos Sulsel masih mencocokkan dan memeriksa data tersebut untuk mengetahui pihak yang bertransaksi serta penggunaan rekeningnya. Hasil verifikasi nantinya menjadi pertimbangan dalam menentukan status penerima bansos.

"Seperti di Takalar itu, nenek-nenek yang punya (rekening) tapi dipakai judol sama anaknya," jelas Malik.

Kasus tersebut menjadi salah satu contoh adanya perbedaan antara pemilik rekening dan pihak yang bertransaksi judol. Pemilik rekening penerima bansos belum tentu merupakan pihak yang melakukan transaksi tersebut.

Dinsos Sulsel juga mendapati adanya rekening penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang tercatat dalam transaksi judi online. Data tersebut kini turut diperiksa untuk memastikan kondisi sebenarnya sebelum masuk dalam proses pemutakhiran data penerima bansos.

2. Dinsos Sulsel perbarui data penerima bansos

Ilustrasi Bansos (Foto: IDN Times)

Bersamaan dengan verifikasi data, Dinsos Sulsel memperbarui daftar penerima bansos bersama pihak terkait. Pembaruan ini untuk memastikan bantuan tetap diterima warga yang memenuhi kriteria dan berhak mendapatkannya.

"Saat ini, kita tengah melakukan cleansing data untuk memastikan penerima bansos benar-benar layak, sekaligus mengeluarkan mereka yang sudah tidak membutuhkan karena tingkat kesejahteraannya meningkat," ungkap Malik.

Malik menegaskan rekening penerima bansos yang diduga digunakan pihak lain tidak serta-merta membuat pemiliknya kehilangan bantuan. Sepanjang masih memenuhi kriteria sebagai penerima dan dapat memberikan klarifikasi, hak atas bansos tetap dapat dipertimbangkan.

3. Pemprov Sulsel minta data identitas penerima bansos terindikasi judol

Ilustrasi bansos (kemensos.go.id)

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman meminta data penerima bansos yang terindikasi judol diserahkan secara lengkap kepada pemerintah daerah. Jufri mengatakan data identitas penerima diperlukan agar Pemprov Sulsel dapat memverifikasi sebelum menentukan langkah terhadap penerima yang masuk dalam daftar indikasi.

"Kalau ada by name by address, kalau memang ditemukan itu kan indikasi. Itu kata indikasi, sangat riskan, karena selalu rakyat ditempatkan pada posisi sebagai korban," kata Jufri.

Dia menegaskan Pemprov Sulsel tetap mendukung upaya pemberantasan judi online. Namun, penanganan terhadap penerima bansos perlu didasarkan pada hasil verifikasi agar dapat membedakan penerima yang bertransaksi judol dengan pemilik rekening yang digunakan pihak lain.

Curated For You

Editorial Team

Related Article