Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar, Kebakaran di Bombana Tewaskan 5 Orang

Kota Makassar
Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar, Kebakaran di Bombana Tewaskan 5 Orang
Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Istimewa
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Lima orang dalam satu keluarga tewas saat rumah panggung di Dusun Tondopi, Bombana, terbakar.
  • Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar, sementara polisi masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebabnya.
  • Murdasing selamat setelah menjebol dinding rumah, sedangkan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp150 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Lima orang tewas dalam kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah panggung di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari.

Kebakaran diduga dipicu obat nyamuk bakar yang mengenai benda mudah terbakar di dalam rumah.

1. Lima korban merupakan istri dan empat anak

Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Isti
Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Istimewa

Kasat Reskrim Polres Bombana, Iptu Cevin Thimorut Beryan Djari, mengatakan, korban merupakan satu keluarga yang diduga terjebak saat api dengan cepat melalap bangunan berbahan kayu tersebut.

Namun polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran. "Benar terjadi kebakaran tersebut," ujar kepada wartawan, Kamis.

Korban meninggal masing-masing Hasna (38), istri pemilik rumah Murdasing (61), serta empat anak mereka, yakni Hasriani (12), Karina (9), Nur Aisyah (6), dan Wardah (2).

"Seluruh korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena api telah membesar saat mereka masih tertidur," ujarnya.

2. Ayah korban selamat usai jebol dinding rumah

Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Isti
Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Istimewa

Murdasing menjadi salah satu korban yang selamat. Ia mengaku terbangun ketika api sudah mengepung pintu kamar sehingga tidak bisa keluar melalui jalur utama. Sebelum tidur, salah seorang anaknya sempat meminta obat nyamuk bakar dinyalakan.

"Mungkin dari obat nyamuk bakar. Saat saya bangun, pintu kamar sudah tertutup api," kata Murdasing.

Dalam kondisi panik, Murdasing menendang dinding rumah panggung hingga jebol untuk menyelamatkan diri. Namun, kobaran api yang semakin besar membuatnya tidak dapat kembali masuk untuk menolong istri dan keempat anaknya.

Dua anak Murdasing lainnya, Sindi (24) dan Arfan (30), juga selamat karena tidak berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

3. Kerugian materil ditaksir ratusan juta rupiah

Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Isti
Kebakaran di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Kamis (6/8/2026) dini hari/Dok. Istimewa

Selain menewaskan lima orang, kebakaran tersebut menghanguskan seluruh isi rumah. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta, meliputi uang tunai sekitar Rp50 juta, dua unit mesin pemotong kayu, satu mesin pemotong rumput, dan harta benda lainnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More