Damkarmat Makassar Sasar Rumah Warga untuk Edukasi Cegah Kebakaran

- Damkarmat Makassar akan memperluas edukasi pencegahan kebakaran dengan mendatangi langsung rumah warga dan permukiman.
- Materi edukasi berfokus pada tanggap darurat rumah tangga, pencegahan kebakaran, serta risiko api cepat menyebar di bangunan berdempetan.
- Warga akan diajari mengenali kerusakan peralatan memasak dan kebocoran gas, termasuk tidak mengabaikan bau gas di dalam rumah.
Makassar, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar akan memperluas edukasi pencegahan kebakaran dengan menyasar langsung rumah-rumah warga. Edukasi tersebut akan difokuskan pada penanganan kebakaran rumah tangga, termasuk penggunaan gas dan peralatan memasak.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Makassar, Fadli Wellang, mengatakan edukasi kepada masyarakat selama ini telah rutin diberikan. Namun, ke depan pihaknya ingin menyasar langsung titik permukiman agar informasi mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran lebih mudah diterapkan warga.
"Edukasi kita sering laksanakan. Ke depannya kami langsung mau ke titik sasaran saja, langsung ke warga," kata Fadli, Sabtu (19/9/2026).
1. Edukasi fokus pada pencegahan kebakaran rumah

Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Aditya Pratama) Menurut Fadli, edukasi yang diberikan nantinya akan lebih banyak membahas tanggap darurat kebakaran di tingkat rumah tangga. Warga akan diberikan pemahaman mengenai langkah pencegahan hingga tindakan yang perlu diambil ketika muncul potensi kebakaran.
"Lebih mengena ke rumah-rumah karena itu kan lebih banyak bagaimana sosialisasi tentang tanggap darurat kebakaran di rumah tangga," katanya.
Edukasi tersebut dinilai penting karena kebakaran di permukiman dapat berkembang cepat. Risikonya semakin tinggi ketika bangunan saling berdempetan dan menggunakan material yang mudah terbakar.
2. Warga diajari mengenali kebocoran gas

Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Mardya Shakti) Fadli mengatakan salah satu materi yang akan menjadi perhatian adalah penggunaan gas untuk kebutuhan memasak. Menurutnya, sejumlah kasus kebakaran di permukiman berkaitan dengan penggunaan gas, termasuk kejadian ledakan.
Karena itu, masyarakat perlu mengetahui kondisi peralatan memasak yang mengalami kerusakan. Warga juga perlu mengenali tanda-tanda kebocoran gas.
"Bagaimana penanganan gas, ini kan banyak kasus-kasus terjadi ledakan gas di permukiman. Karena ketidaktahuan atau kemampuan untuk mengenal, mengidentifikasi terjadinya kerusakan di peralatan memasak ini kadang-kadang tidak diketahui," katanya.
3. Damkarmat ingatkan jangan abaikan bau gas

Ilustrasi Kebakaran. (IDN Times/Aditya Pratama) Fadli mengingatkan masyarakat tidak mengabaikan apabila mencium bau gas di dalam rumah. Kondisi tersebut perlu segera diperiksa untuk memastikan tidak terjadi kebocoran yang dapat memicu kebakaran.
"Mungkin sudah tercium, ini padahal dianggapnya bukan gas dan itu bisa terjadi kapan saja di warga," katanya.
Melalui edukasi langsung ke rumah warga, Damkarmat berharap masyarakat semakin memahami potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal. Warga juga diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)












![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)








