Ambil Alih Teman Bus, Trans Sulsel Hidupkan Lagi Tiga Koridor

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui program Trans Sulsel mengambil alih layanan transportasi publik dan melanjutkan operasional pada tiga koridor utama setelah Teman Bus Trans Mamminasata berhenti beroperasi. Tiga koridor tersebut yakni Koridor 1, Koridor 2, dan Koridor 5.
Koridor 1 melayani rute Panakkukang Square-Pelabuhan Galesong, Takalar. Koridor 2 melayani rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea-Stasiun Kereta Api Mandai melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sementara Koridor 5 kembali aktif dengan rute Kampus Unhas Tamalanrea-Fakultas Teknik Unhas Gowa.
Pantauan IDN Times di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Mirah Seruni dan Jalan Haji Bau, Selasa (13/1/2026), bus Trans Sulsel terlihat kembali beroperasi dan melayani penumpang setelah sebelumnya berhenti beroperasi sejak awal tahun. Sejumlah penumpang tampak berada dalam bus tersebut.
1. Operasional bertahap dan masih uji coba

Dinas Perhubungan Sulsel menyatakan pengoperasian kembali Trans Sulsel berjalan secara bertahap dengan jumlah armada terbatas. Seluruh koridor masih berada dalam tahap uji coba sambil menunggu kesiapan armada tambahan.
Bus Trans Sulsel kembali mengaspal pada Senin, 12 Januari 2026. Bus ini juga mengambil alih Koridor 5 yang sebelumnya dilayani oleh Teman Bus Trans Mamminasata yang juga berhenti beroperasi pada 1 Januari 2026 lalu.
"Selain Koridor 1 dan Koridor 2, kami juga mulai mengambil alih pengoperasian koridor yang sebelumnya dikelola Kementerian Perhubungan melalui bus Trans Mamminasata dengan nama Koridor 5" kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Sulsel, Setyawan, Rabu (14/1/2026).
2. Koridor 5 diaktifkan untuk jawab keluhan mahasiswa dan komuter

Pengaktifan kembali Koridor 5 menjadi respons atas keluhan mahasiswa dan masyarakat komuter, khususnya dari Gowa menuju Makassar. Rute ini sebelumnya termasuk salah satu koridor dengan jumlah pengguna tinggi saat masih dilayani Teman Bus.
"Koridor ini sebelumnya dikelola Kemenhub melalui Teman Bus. Sekarang kami ambil alih melalui Trans Sulsel," kata Setyawan.
Saat ini, layanan Koridor 5 masih berjalan dengan jumlah armada terbatas dan berada pada tahap uji coba. Di lapangan, Koridor 1 dilayani 12 unit bus, Koridor 2 dan Koridor 5 masing-masing dilayani 7 unit bus.
3. Layanan sementara masih gratis

Dishub Sulsel menyebut selama masa uji coba, seluruh layanan Trans Sulsel masih dapat digunakan masyarakat tanpa dipungut biaya. Tarif akan diterapkan setelah seluruh koridor beroperasi secara reguler dan evaluasi layanan rampung.
"Kami masih uji coba jalur dahulu dan untuk bus juga masih terbatas menunggu kiriman dari Surabaya. Pada koridor 3 itu akan ada 15 bus. Untuk saat ini semuanya masih gratis hingga nanti ditetapkan ulang," kata Setyawan.
Jika seluruh koridor telah beroperasi secara reguler, maka tarif perjalanan direncanakan sebesar Rp4.600 untuk penumpang umum dan Rp2.000 bagi pelajar. Untuk saat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk mendukung operasional tiga koridor tersebut sekaligus melanjutkan kerja sama dengan Perum DAMRI Makassar.


















