Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BAZNAS Makassar Targetkan Rp30 Miliar Penghimpunan Zakat Tahun 2026

BAZNAS Makassar Targetkan Rp30 Miliar Penghimpunan Zakat Tahun 2026
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
5W1H
  • BAZNAS Makassar menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp30 miliar pada tahun 2026, termasuk periode Ramadan.
  • Peningkatan signifikan terjadi sejak 2021 dengan dukungan Pemkot dan sosialisasi aktif melalui UPZ masjid, mencapai Rp10,3 miliar pada 2025.
  • Beragam kanal pembayaran disediakan seperti QRIS dan layanan jemput zakat, sementara penyaluran dilakukan lewat asesmen ketat agar bantuan tepat sasaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp30 miliar untuk keseluruhan tahun 2026. Target tersebut sudah termasuk periode Ramadan.

"Kalau di Makassar kita tahun ini targetnya Rp30 miliar masuk secara keseluruhan. Zakat itu lebih banyak. Rp30 miliar untuk tahun 2026 termasuk Ramadannya," kata Ketua BAZNAS Makassar, Ashar Tamanggong, kepada IDN Times, Sabtu (7/3/2026).

1. Tren penghimpunan zakat terus naik

Ketua Baznas Kota Makassar Ustaz Ashar Tamanggong. (Dok. Istimewa)
Ketua Baznas Kota Makassar Ustaz Ashar Tamanggong. (Dok. Istimewa)

Tren penghimpunan zakat di Makassar menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Saat pertama kali BAZNAS hadir pada 2021, zakat yang terkumpul sekitar Rp2 miliar, kemudian naik menjadi Rp11 miliar pada 2025.

Perolehan ZIS BAZNAS Makassar pada 2025 mencapai Rp10,3 miliar. Sekitar Rp4 miliar di antaranya dihimpun khusus saat Ramadan.

"Jadi ada peningkatan yang signifikan itu karena kita intens untuk membangun sosialisasi ke masyarakat melalui UPZ masjid serta disupport penuh oleh Pemkot Makassar," kata Ashar.  

2. Kanal pembayaran lebih mudah dan variatif

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

BAZNAS Makassar menyediakan berbagai kanal pembayaran, termasuk manual, digital, QRIS, hingga layanan jemput zakat ke rumah. Semua kanal dibuka untuk memudahkan umat, termasuk layanan jemput zakat yang siap menjangkau rumah masing-masing.

"Tim kami men-share nomor-nomor kontak kami sehingga kalau ada yang mau dijemput zakatnya, tim kami siap untuk ke rumah masing-masing," kata Ashar. 

3. Mekanisme penyaluran zakat agar tepat sasaran

ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi zakat (IDN Times/Aditya Pratama)

Penerima zakat fitrah terdiri dari delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat sesuai aturan dalam Al-Qur’an, dengan prioritas utama fakir dan miskin agar mereka dapat merayakan Idul Fitri. Delapan golongan tersebut meliputi fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (budak/hamba sahaya), gharim (orang berhutang), fi sabilillah (pejuang jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir).

Penyaluran zakat berlangsung melalui asesmen ketat. BAZNAS juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kami asesmennya ketat. Mereka yang menerima zakat itu memang yang membutuhkan. Jadi kita asesmennya itu berlapis untuk memastikan bantuan atau penyaluran zakat infak sedekah itu ke orang yang tepat," kata Ashar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More