Makassar, IDN Times - Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Provinsi Sulawesi Selatan menjadi catatan dari Bawaslu setempat. Bawaslu menemukan adanya banyak temuan pada proses coklit.
Hal itu disampaikan Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, saat mengikuti rapat evaluasi tahap I Coklit untuk Pilkada Serentak yang digelar KPU Provinsi Sulsel di Kota Makassar, Jumat (12/7/2024). Dia meminta KPU menindaklanjuti masalah data ke Dinas Dukcapil.
"Kasus Palopo dii desa/kelurahan Battang, itu sampai ada 16 pemilih yang di tandatangani lurah. Sudah diteliti dan ditelusuri bahwa tidak ada orangnya. Nah ini, perlu koordinasi dengan KPU dan Dukcapil," kata Saiful.
