Awal Maret, Disdag Makassar Siapkan 2 Ribu Liter Minyak Goreng Murah

Makassar, IDN Times - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali mengagendakan operasi pasar minyak goreng murah. Agenda tersebut rencananya dilaksanakan pada 1 Maret 2022 mendatang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Arlin Ariesta, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Bulog dan PT Sinar Mas Distribusi. Sebanyak 2.000 Liter minyak goreng kemasan akan dijual langsung kepada konsumen.
"Jadi pembelian langsung untuk memudahkan masyarakat kita mendapatkan minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," jelas Arlin saat dikonfirmasi IDN Times, Minggu (27/2/2022).
1. Lokasi belum ditentukan

Operasi pasar minyak goreng murah ini juga sebelumnya telah dilaksanakan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Manggala dan Tamalanrea. Saat operasi pasar, Disdag juga menyebar 2.000 Liter minyak goreng masing-masing 1.000 Liter di tiap kecamatan.
Untuk operasi pasar selanjutnya, Disdag belum menentukan lokasi. Namun rencananya akan ada dua lokasi lagi yang menjadi sasaran operasi pasar.
"Tempatnya kita tetapkan nanti berdasarkan koordinasi, operasi pasar kita langsung sentuh konsumen," kata Arlin.
2. Pembelian dibatasi maksimal 2 kemasan per orang

Minyak goreng yang akan dijual saat operasi pasar, kata Airlin, adalah minyak goreng kemasan 900 mililiter yang dijual seharga Rp12.500. Warga yang hendak membeli diutamakan adalah warga Kota Makassar yang dibuktikan dengan KTP.
Operasi pasar harus dipastikan berjalan dengan protokol kesehatan. Selain itu, pembelian minyak goreng dibatasi.
"Yang beli dibatasi. Maksimal pembelian 2 pcs. Bagaimanalah supaya merata. Kita lihat bagaimana untuk merata ini. Jadi nanti berjalan terus sesuai dengan kuota," katanya.
3. Warga masih sulit dapat minyak goreng murah

Operasi pasar diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari akan minyak goreng di Makassar. Pasalnya, warga masih kesulitan mendapatkan minyak goreng murah.
Di pasar atau toko modern, minyak goreng masih selalu kosong. Sedangkan minyak goreng di pasar tradisional tersedia dengan harga yang jauh di atas HET.
"Paling tidak langkah ini untuk memberikan minyak dengan HET pemerintah. Kedua, upaya untuk menekan harga di pasar-pasar tradisional yang belum mengikuti HET," kata Arlin.


















