Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Aliansi Rakyat Sulsel Klaim 15 Ribu Pendukung Prabowo Bakal Turun Aksi

Aliansi Rakyat Sulsel Klaim 15 Ribu Pendukung Prabowo Bakal Turun Aksi
Presiden Prabowo Subianto dalam Munas HIPMI pada Rabu (10/6/2026). (YouTube/ Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • Aliansi Rakyat Sulsel berencana menggelar aksi di Makassar pada 24 Juni 2026 dengan estimasi 15 ribu peserta dari berbagai kalangan untuk mendukung program pro-rakyat Presiden Prabowo Subianto.
  • Aksi ini membawa enam tuntutan utama, termasuk dukungan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, percepatan Sekolah Rakyat, penguatan koperasi, serta pemerataan pembangunan nasional.
  • Polrestabes Makassar telah menerima surat pemberitahuan aksi dan menyiapkan pengamanan agar kegiatan berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Rakyat Sulsel bakal menggelar aksi unjuk rasa dengan estimasi sekitar 15.000 massa yang terdiri dari relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, pedagang, UMKM, dan mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, (Sulsel) pada Rabu (24/6/2026).

Dalam pamflet yang beredar, aksi tersebut mengusung tema "Dukungan Penuh Program Pro-Rakyat Presiden Prabowo Subianto Demi Mewujudkan, Indonesia Maju, Berkeadilan dan Kesejahteraan Rakyat". Massa aksi dijadwalkan berkumpul mulai pukul 09.00 Wita. Titik aksinya di kawasan Fly Over dan Kantor Sementara DPRD Sulsel.

1. Klaim sebagai bentuk dukungan untuk program Prabowo

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamalanrea 14 di lingkungan Universitas
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamalanrea 14 di lingkungan Universitas Hasanuddin, Selasa (14/4/2026). (Dok. Unhas)

Jenderal Lapangan Aksi, Muhammad Aswin mengatakan unjuk rasa yang akan mereka lakukan sebagai bentuk dukungan dan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pointnya mendukung program presiden yang pro terhadap rakyat. Evaluasi program yang bermasalah agar tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat banyak," ucap Aswin kepada IDN Times, Selasa (23/6/2026).

2. Bawa enam poin tuntutan

Yasika Aulia Ramadhani (keempat dari dari kiri), saat peresmian dapur SPPG di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025). WR untuk IDN Times
Yasika Aulia Ramadhani (keempat dari dari kiri), saat peresmian dapur SPPG di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025). WR untuk IDN Times

Mereka membawa enam poin maklumat, di antaranya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), desakan evaluasi tata kelola MBG, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, penguatan Koperasi Merah Putih, pengembangan ekonomi kampung nelayan, serta pemerataan pembangunan nasional.

"Kita sementara massifkan sampai 15 ribu orang. Gabungan relawan SPPG, petani, pedagang, UMKM, dan ada mahasiswa yang terlibat juga," kata Aswin.

3. Datang dari berbagai wilayah di Sulsel

Yasika Aulia Ramadhani saat peresmian dapur SPPG di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025). WR untuk IDN Times
Yasika Aulia Ramadhani saat peresmian dapur SPPG di Kabupaten Bone, Jumat (14/11/2025). WR untuk IDN Times

Sementara itu, Kepala Satuan Intelkam Polrestabes Makassar Kompol Surahman, mengatakan telah menerima surat pemberitahuan aksi (SPA) sejak Minggu 21 Juni.

"Jumlah massa yang akan turun sesuai SPA kemungkinan besar akan banyak sekali dan informasi yang kami dengar bahwa masyarakat yang akan melakukan aksi di Makassar ada juga yang datang dari beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan," ujar Surahman saat dikonfirmasi IDN Times.

Meski demikian, Surahman belum bisa memastikan berapa jumlah personel yang akan dikerahkan untuk mengawal aksi tersebut. Pihaknya akan merapatkan aksi pengamanan dengan Kabag Ops Polrestabes Makassar setelah selesai kegiatan di Benteng Rotterdam.

"Pengamanan akan terbagi antara yang pengamanan aksi unjuk rasa dengan melibatkan personil polsek yang akan dilewati massa aksi. Kami berharap agar massa pengunjuk rasa dapat menghormati para pengguna jalan yang ada di Makassar, minimal tidak dilakukan penutupan jalan sehingga warga masyarakat kota Makassar tidak ada yang terganggu aktifitasnya," tandasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More