Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
68 Pendaki Sempat Terjebak saat Gunung Bulu Saukang Maros Terbakar
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026) malam. Istimewa

Makassar, IDN Times - Sebanyak 68 pendaki sempat terjebak di kawasan puncak Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), saat kebakaran lahan melanda kawasan tersebut, Minggu (6/9/2026).

Tim gabungan kemudian mengevakuasi puluhan pendaki tersebut dari kawasan atas gunung menuju posko pemantauan. Seluruh pendaki yang sempat terjebak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

1. Sebanyak 337 pendaki berada di kawasan gunung

ilustrasi pendaki (pexels.com/Naveen Vaddempudi)

Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Informasi Damkarmat Maros, M Ilham Halim Syah, mengatakan kebakaran terjadi ketika aktivitas pendakian di Gunung Bulu Saukang sedang tinggi. Berdasarkan data Posko Pantau Bulu Saukang, sebanyak 337 pendaki tercatat berada di kawasan gunung saat kebakaran terjadi.

Ketika api mulai membesar dan meluas, sebanyak 68 pendaki berada di kawasan atas gunung dan sempat terjebak. Petugas bersama tim gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap para pendaki tersebut.

"Semua pendaki berhasil dievakuasi saat kebakaran terjadi, termasuk 68 orang yang sempat terjebak di atas gunung. Petugas mengevakuasi mereka turun ke posko," kata Ilham kepada awak media, Senin (7/9/2026).

Sebagian besar pendaki yang telah dievakuasi dilaporkan sudah kembali ke rumah masing-masing.

2. Tiga pendaki perempuan mendapat penanganan medis

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026) malam. Istimewa

Meski seluruh pendaki berhasil dievakuasi, tiga pendaki perempuan dilaporkan membutuhkan penanganan medis. Dua pendaki mengalami sesak napas, sedangkan satu lainnya mengalami keseleo.

"Ada tiga pendaki perempuan yang mendapat penanganan. Dua orang mengalami sesak napas dan satu orang mengalami keseleo," ujar Ilham.

Petugas kesehatan dari Puskesmas Tompobulu turut dikerahkan untuk memberikan penanganan kepada pendaki yang terdampak kebakaran.

3. Medan sulit menghambat akses armada pemadam

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bulu Saukang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (6/9/2026) malam. Istimewa

lham mengatakan Damkarmat Maros pertama kali menerima laporan mengenai munculnya titik api pada pukul 20.12 Wita. Tim pemadam kemudian dikerahkan menuju lokasi sekitar pukul 01.00 Wita.

Sebanyak 21 personel pemadam kebakaran dan dua unit armada diturunkan untuk menangani kebakaran. Namun, kondisi medan menuju titik api menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman.

Armada pemadam hanya mampu mencapai kawasan kaki bukit. Untuk menjangkau area yang lebih tinggi, petugas menggunakan peralatan pemadam portabel, seperti jet shooter atau pompa punggung.

"Armada hanya bisa sampai di kaki bukit, untuk luas areal yang terbakar masih sementara pendataan," ucap Ilham.

Penanganan kebakaran dan proses evakuasi pendaki melibatkan tim gabungan dari Damkarmat Maros, Basarnas, Koramil Tompobulu, Polsek Tompobulu, Puskesmas Tompobulu, Mapala UMI, Saukang Explorer, serta masyarakat sekitar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article