ilustrasi marah (pexels.com/Karolina Grabowska)
Tanda terakhir yang nggak boleh kamu abaikan adalah kesulitan dalam mengelola emosi. Kamu bisa jadi merasa lebih mudah marah, sedih, atau putus asa tanpa alasan yang jelas. Ini adalah sinyal bahwa kamu harus lebih memperhatikan kesehatan mental dan mencari cara yang lebih efektif untuk mengelola stres.
Kesulitan ini nggak cuma memengaruhi mood, tapi juga bisa berpengaruh pada hubungan dengan orang lain dan produktivitas harian. Kalau kamu merasa lebih gampang tersinggung atau bahkan mengalami ledakan emosi yang nggak sesuai dengan situasi, coba deh untuk latihan teknik relaksasi, seperti pernapasan dalam atau meditasi. Bisa juga mencari bantuan dari konselor atau psikolog untuk mendalami lebih dalam perasaan kamu.
Nah, itu dia lima tanda kalau kamu mungkin sedang mengalami empathic burnout. Ingat, menjaga kesehatan mental itu sangat penting, dan jangan ragu untuk memberi waktu buat diri sendiri. Semoga bermanfaat dan membantu kamu untuk lebih memahami perasaanmu!
Sumber rujukan:
- https://eileenburns.co.uk/signs-of-compassion-fatigue-and-empathic-burnout/
- https://www.choosingtherapy.com/empathy-burnout/
- https://health.clevelandclinic.org/empathy-fatigue-how-stress-and-trauma-can-take-a-toll-on-you