Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengenal 4 Alat Musik Tradisional yang Cuma Ada di Makassar

Kota Makassar
Mengenal 4 Alat Musik Tradisional yang Cuma Ada di Makassar
Mendiang maestro sinrilik Syarifuddin Daeng Tutu. Facebook/Fachrul Khairuddin
Share Article

Makassar, IDN Times - Kesenian tradisional merupakan salah satu kekayaan yang menjadi daya tarik Indonesia. Setiap daerah menyimpan ciri khas kesenian yang membudaya di masyarakat.

Makassar yang lekat dengan kebudayaan tradisional pun tak lepas dari ragam kesenian. Dari sekian bentuk kesenian, alat musik tradisional jadi salah satu identitasnya. Alat musik ini biasanya jadi pengiring dalam berbagai aktivitas kesenian maupun upacara tradisional.

Berikut beberapa alat musik tradisional Makassar yang masih bertahan dan umum digunakan hingga sekarang:

  1. 1. Gandrang

    IDN Times / Aan Pranata
    IDN Times / Aan Pranata

    Gandrang atau gendang merupakan alat musik tabuh berbentuk tabung kayu yang kedua sisinya dibungkus kulit. Dimainkan dengan dipukul pakai tangan atau tongkat dari tanduk kerbau. Gandrang biasa ditemui pada upacara pernikahan atau acara penyambutan, serta pengiring tari.

  2. 2. Keso'keso'

    alatmusik.org
    alatmusik.org

    Alat musik petik ini tubuhnya terbuat dari batang kayu yang tengahnya berongga. Bagian kosong itu ditutupi kulit yang menghasilkan resonansi.

    Dinamakan keso'keso' karena penggunaannya dengan cara menggesekkan kayu pada dua senar yang terbuat dari rambut ekor kuda. Keso'keso' kerap mengiringi pertunjukan sastra lisan sinrilik.

  3. 3. Puik puik

    indonesiakaya.com
    indonesiakaya.com

    Pui puik dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini mirip terompet, terbuat dari kayu besi yang dibuat kerucut dengan beberapa lubang nada. Pangkal pada puik puik terbuat dari lempengan logam.

    Puik puik menghasilkan suara melalui lipatan daun lontar yang ditiup di sisi kerucut. Alat ini butuh keahlian khusus karena jika meniup dengan sembarang, hanya akan menghasilkan suara yang aneh bahkan sama sekali tidak bersuara.

  4. 4. Kacaping

    Kemdikbud.go.id
    Kemdikbud.go.id

    Alat musik ini di daerah lain dikenal dengan sebutan kecapi. Dimainkan dengan cara dipetik. Kacaping memiliki 2 dawai yang dikaitkan pada kayu berbentuk seperti perahu. Alat musik ini dimainkan pada acara-acara adat seperti upacara pernikahan, penjemputan tamu, atau saat bersenda gurau dengan keluarga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More