Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
30 Pegawai Otoritas Bandara Hasanuddin Makassar Positif COVID-19
Ilustrasi tes virus corona, IDN Times/ istimewa

Makassar, IDN Times  - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Maros, menemukan sebanyak 30 orang pegawai Otoritas Bandara Sultan Hasanuddin Makassar positif terpapar COVID-19. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maros, Syarifuddin, membenarkan hal ini. Para pegawai ini diketahui merupakan warga Maros.

"Iya, betul. Ada 30 orang," kata Syarifuddin saat dihubungi IDN Times, Jumat (24/7/2020).

1. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri

Ilustrasi gelang isolasi mandiri. IDN Times / Nana Suryana

Puluhan pegawai otoritas bandara yang terjangkit corona, sebagian besar merupakan pasien tanpa gejala (OTG). Maka dari itu, mereka pun hanya melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan swab selanjutnya. Namun ada juga yang dirawat di rumah sakit.

"Mereka saat ini ada yang diisolasi mandiri di Mess Otoritas Bandara. Ada pula 1 orang dirawat di RS Tadjuddin Chalid," kata Syarifuddin.

2. Gugus Tugas lakukan tracing

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Menurut Syarifuddin, tim Gugus Tugas COVID-19 telah melakukan tracing contact kepada setiap orang, termasuk pegawai Otoritas Bandara, yang diduga pernah melakukan kontak langsung dengan puluhan pegawai tersebut.

Dia mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui penyebab dan dari mana para pegawai ini terpapar COVID-19, apakah mereka terpapar di dalam kantor ataukah di luar kantor. Untuk itulah tracing terus dilakukan. 

"Di-swab semua yang pernah kontak erat. Belum ada hasilnya," katanya.

3. Kasus positif COVID-19 di Maros sudah 374 kasus

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Sementara itu, Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Maros, mencatat total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah tersebut hingga 23 Juli 2020 sudah mencapai 374 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 17 orang tengah dalam perawatan dan 121 yang menjalani isolasi mandiri.

Dari jumlah itu juga, sebanyak 228 orang telah dinyatakan sembuh sedangkan 8 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. 

Editorial Team

Related Article