Makassar, IDN Times - Sebanyak 28 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan mendapat ancaman skorsing hingga drop out (D.O) dari majelis kode etik mahasiswa (MKEM) Fakultas Teknik, usai demo memprotes program makan bergizi (MBG) dan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan kampus.
Hal itu diketahui dari unggahan akun instagram unhas.distopia. Berikut ini bunyi postingannya.
"Kritik berujung teror, air keras, jeruji besi, hingga penghilangan paksa biasanya terjadi di ruang yang kering tradisi akademik. Ternyata, hal itu tak selalu demikian. Seperti yang terjadi belum lama ini di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar,"
"Alumni itu kemudian diperintahkan oleh Dekanat Fakultas Teknik untuk mengidentifikasi & memberi ultimatum (ancaman Drop Out) kepada mahasiswa yang mengkritik program MBG yang dikelola Unhas. Ancaman DO itu pun akan ditindaklanjuti lewat Majelis Kode Etik Mahasiswa (MKEM) Fakultas Teknik jika mahasiswa masih saja nyaring mengkritik program tersebut,"
"Potrem buram' kebebasan akademik itu bermula ketika seorang alumni Fakultas Teknik Unhas yang turut serta mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Unhas mengintervensi seorang mahasiswa Fakultas Teknik terkait publikasinya di akun organisasi kemahasiswaan yang mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG),"
