Makassar, IDN Times - Masalah keterlambatan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) ternyata tidak hanya terjadi di SMA Negeri 17 Makassar. Masalah ini juga terjadi di 141 sekolah setingkat SMA/SMK di Sulawesi Selatan.
Pihak Disdik telah bersurat ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dari surat yang diberikan, Iqbal menjelaskan bahwa sekitar 141 sekolah SMA/SMK Negeri masih berkutat dengan masalah pendataan murid sekolah.
Ini berarti, ribuan siswa berprestasi terancam kehilangan kesempatan untuk masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi. Pasalnya, data tersebut merupakan syarat utama bagi siswa untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.
