Comscore Tracker

Tangani COVID-19, Pemprov Sulawesi Tenggara Siapkan Dana Rp25 Miliar

Sejumlah gedung juga disiapkan sebagai ruang isolasi

Makassar, IDN Times - Sebagai salah satu langkah menangani wabah COVID-19 di wilayahnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap mengucurkan dana tak terduga berjumlah sekitar Rp25 miliar.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Gubernur Sultra Ali Mazi di sela-sela konferensi pers penyerahan 40 koli Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dari Gugus Tugas Nasional ke Pemprov di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Kota Kendari, pada hari Senin (30/3).

1. Biaya Rp25 miliar yang siap dikucurkan Pemprov Sultra berasal dari alokasi dana tak terduga

Tangani COVID-19, Pemprov Sulawesi Tenggara Siapkan Dana Rp25 MiliarDok. Humas Pemprov Sulawesi Tenggara

"Jadi dana tak terduga yang sudah kita alokasikan untuk penanganan ini (COVID-19) adalah kurang lebih Rp25 miliar, ini dana tak terduga. Tapi kalau ada lagi kebutuhan yang mendesak kita masih bisa gunakan APBD kita," ungkap Ali Mazi, seperti dikutip dari laman kantor berita Antara.

Menurut Ali Mazi, seluruh pemerintahan di tingkat kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan menangani wabah ini. Anggarannya menggunakan anggaran sendiri ataupun pemerintah provinsi.

"Dan ini kan kita jalankan sesuai dengan perintah Presiden, itu semua kita jalankan. Tidak ragu-ragu pemerintah kok. Kalau memang kurang lagi tadi (APBD). Tujuan kita adalah bagaimana COVID-19 ini tidak menular kepada masyarakat Sulawesi Tenggara dan bisa kita selesaikan," jelasnya.

2. Beberapa gedung turut disiagakan sebagai tempat perawatan PDP

Tangani COVID-19, Pemprov Sulawesi Tenggara Siapkan Dana Rp25 MiliarIlustrasi penanganan pasien virus corona. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Selain itu, Pemprov turut menyiapkan beberapa gedung milik pemerintah sebagai ruang isolasi tambahan sebagai langkah antisipasi. Diantaranya yakni Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemprov Sultra di Kecamatan Puuwatu, Diklat Pertanian dan Perkebunan, VVIP Bandara Halu Oleo serta gedung bekas sekolah SMA Angkasa di area sekitar bandara.

"Jadi kita sudah sediakan kurang lebih 125 kamar tersebar di Kota Kendari. Mudah-mudahan ini semua bisa teratasi dan Insya Allah kita tidak harapkan pasien dalam pengawasan (PDP) begitu banyak di Sulawesi Tenggara," harap Ali Mazi.

Baca Juga: Sampel Swab Warga Kendari yang Ditemukan Meninggal Dikirim ke Jakarta

3. Selain 3 kasus positif COVID-19, saat ini ada 12 PDP dan 1.203 ODP

Tangani COVID-19, Pemprov Sulawesi Tenggara Siapkan Dana Rp25 MiliarANTARA FOTO/Jojon

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sultra per Senin (30/3) pukul 17.00 WITA, jumlah pasien positif di provinsi tersebut masih berjumlah tiga orang. Semuanya saat ini dirawat di RS Bahteramas Kendari.

Sementara itu, jumlah warga kasus PDP juga belum bergeming dari angka 17. Rinciannya, 5 warga telah diizinkan pulang, serta 12 lainnya masih jalani perawatan di ruang isolasi.

Peningkatan terjadi untuk warga yang berstatus ODP. Total sudah ada 2.695 orang dalam daftar tersebut. Sebanyak 1.456 orang sudah selesai jalani pemantauan, sementara yang masih jalani proses pemantauan oleh tim medis adalah 1.203 orang.

Baca Juga: Satu PDP Corona di Kendari Sulawesi Tenggara Meninggal Dunia

Topic:

  • Ach. Hidayat Alsair
  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya