Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Film Indonesia yang Mengusung Kisah tentang Ibadah Haji

5 Film Indonesia yang Mengusung Kisah tentang Ibadah Haji
ilustrasi ibadah haji di Mekkah (pexels.com/Mustafa Fathy)
Intinya Sih
  • Bulan Dzulhijjah identik dengan qurban dan musim haji, momen peserta haji mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan serangkaian ibadah wajib dan sunnah di Mekkah.
  • Film Indonesia tentang ibadah haji, seperti "Emak Ingin Naik Haji" dan "Sang Pencerah", memuat kisah penuh haru, kesabaran, perjuangan, dan pengorbanan yang mengharukan.
  • Kisah-kisah film tersebut juga menyiratkan pesan mendalam tentang proses perjalanan spiritual, introspeksi diri, kejujuran, serta kuasa Tuhan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Islam sebentar lagi akan merayakan Idul Adha sebagai hari raya yang identik dengan kegiatan qurban. Selain itu, bulan Dzulhijjah juga kerap dikenal sebagai musim haji karena memang bertepatan dengan momen para peserta haji mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan serangkaian ibadah wajib dan sunnah di Tanah Suci Mekkah, sampai nanti tiba waktunya untuk melakukan wuquf di Arafah pada 9 Dzulhijjah. Sebagai bagian dari rukun Islam yang kelima, haji juga kerap disebut puncaknya ibadah karena memerlukan kesiapan yang prima, baik segi lahiriah maupun batiniah.

Tak jarang, proses persiapannya pun bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun. Hal ini dikarenakan perjalanan spiritual, kondisi dan perjuangan untuk menunaikan haji setiap orang memang berbeda-beda. Potret ibadah haji sebagai 'panggilan Allah' dengan pelaksanaannya yang kerap membuat hati tersentuh, penuh decak kagum memuji kuasa sang Pencipta hingga mampu membuat seseorang berlinang air mata ketika bermunajat di hadapan Ka'bah ini kemudian dituangkan ke dalam film oleh sejumlah sineas Tanah Air. Memiliki alur cerita beragam dan menyiratkan pesan mendalam, berikut deretan film Indonesia yang memuat kisah tentang ibadah haji.

1. Emak Ingin Naik Haji (2009)

Emak Ingin Naik Haji (dok. Mizan Productions/Emak Ingin Naik Haji)
Emak Ingin Naik Haji (dok. Mizan Productions/Emak Ingin Naik Haji)

Diadaptasi dari sebuah cerita pendek karya Asma Nadia, film Emak Ingin Naik Haji tampil dengan sangat apik, penuh haru dan menyentuh hati. Menceritakan kegigihan dan kesabaran seorang wanita tua (Aty Cancer) yang sangat ingin menunaikan ibadah haji dengan segala keterbatasannya. Setiap harinya, wanita tua yang dipanggil Emak ini hidup dengan berjualan kue dan menyisihkan penghasilannya untuk ditabung, sembari terus berharap masih diberi umur untuk bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci. 

Dialog serta hubungan antara Emak dengan putranya (Reza Rahadian) juga begitu mengharukan. Di sisi lain, Emak terus menelan pil pahit dengan permasalahan hidup yang menimpa dirinya dan juga putranya. Emak juga tetap bersabar ketika ia melihat tetangganya yang kaya raya sudah berkali-kali melakukan haji dan umroh, sedangkan yang lainnya berangkat haji untuk kepentingan politik. Bentuk kegigihan, kesabaran dan perjuangan yang ditunjukkan oleh Emak di film ini patut diacungi jempol karena benar berhasil membuat haru biru dan mengaduk emosi para penonton. Selain itu, film ini juga dilengkapi dengan tausyiah singkat dari mendiang Ustadz Jeffry Al Buchori.

2. Sang Pencerah (2010)

Sang Pencerah (dok. MVP Pictures/Sang Pencerah)
Sang Pencerah (dok. MVP Pictures/Sang Pencerah)

Meski Sang Pencerah termasuk ke dalam film biopik yang menceritakan biografi K.H. Ahmad Dahlan, sang pendiri Muhammadiyah, namun potret ibadah haji yang diperlihatkan sebagai bagian dari proses perjalanan kehidupan Ahmad Dahlan di film ini dapat tergambarkan dengan baik. Di usia muda, Ahmad Dahlah berangkat ke Tanah Suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji sekaligus menuntut ilmu dengan menetap disana. Proses keberangkatan haji dengan teknologi dan transportasi yang masih sangat sederhana di awal tahun 1900-an tersebut jelas bukan perkara mudah.

Ahmad Dahlan harus menempuh perjalanan berbulan-bulan menggunakan kapal laut untuk bisa sampai ke Mekkah. Ahmad Dahlan juga sempat berguru dan menetap selama beberapa tahun untuk belajar ilmu agama di Tanah Suci. Selain itu, film ini juga menampilkan dokumentasi lawas perjalanan ibadah haji di era tersebut yang memberikan gambaran suasana kota Mekkah ratusan tahun lalu. Memiliki durasi 1 jam 52 menit, film Sang Pencerah sudah bisa disaksikan di platform streaming Netflix.

3. Di Bawah Lindungan Ka'bah (2011)

Di Bawah Lindungan Ka'bah (dok. MD Pictures/Di Bawah Lindungan Ka'bah)
Di Bawah Lindungan Ka'bah (dok. MD Pictures/Di Bawah Lindungan Ka'bah)

Sebagai adaptasi dari novel karya Buya Hamka, film Di Bawah Lindungan Ka'bah yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini tampil mengharukan dengan berlatarkan tanah Minang era 1920-an. Menyajikan drama romansa dengan nuansa religi, film ini bercerita tentang dua remaja bernama Hamid (Herjunot Ali) dan Zainab (Laudya Cynthia Bella) yang hanya bisa memendam perasaan cinta dalam diri masing-masing karena terhalang oleh perbedaan status sosial.

Nahas, suatu kejadian kemudian menimpa Hamid hingga membuatnya diusir dari kampung karena sebuah kesalahpahaman. Hamid yang merasa sedih dan terluka kemudian pergi dan mencoba berkelana, sembari berusaha mengejar cita-citanya untuk pergi haji. Ia ingin sekali bisa memanjatkan doa di hadapan Ka'bah untuk memohon perlindungan, kebaikan dan keteguhan hati karena dirinya yakin jika bermunajat di Tanah Suci maka doanya tak akan tertolak. Menyuguhkan arti kesetiaan, perjuangan dan juga pengorbanan, film berdurasi 2 jam ini sudah bisa disaksikan di platform streaming Vidio.

4. Haji Backpacker (2014)

Haji Backpacker (dok. Falcon Pictures/Haji Backpacker)
Haji Backpacker (dok. Falcon Pictures/Haji Backpacker)

Menceritakan perjalanan kehidupan seorang pemuda yang kerap melakukan hal dilarang agama, Mada (Abimana Aryasatya) memutuskan untuk berkeliling dunia dengan konsep backpacker-an. Di satu sisi, ia juga tengah diliputi perasaan marah kepada Tuhan karena menganggap dunia berlaku tidak adil sampai menghujaninya dengan berbagai kejadian menyakitkan yang menimpa, termasuk kematian ibunya. Mada kemudian mengawali perjalanannya di Thailand dan menikmati kehidupan malam di sana.

Tak hanya itu, Mada juga sempat berkunjung ke Tiongkok, India hingga Nepal. Namun, selama ia menempuh perjalanan keliling ke berbagai negara, Mada merasa jika dirinya seolah dituntun dengan berbagai kejadian penting melalui sejumlah orang yang ditemuinya untuk mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Lambat laun, Mada mulai menyadari kasih sayang Tuhan yang telah diberikan hingga ia berhasil menggenapkan perjalanannya dengan menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Berdurasi 1 jam 47 menit, film ini menyiratkan pesan yang begitu mendalam terkait proses perjalanan spiritual dan introspeksi, termasuk mengajarkan diri untuk berdamai dan mencoba melihat suatu kejadian menyakitkan seperti halnya kehilangan dari pola pikir yang lebih luas, melalui sisi yang lain. Turut dibintangi oleh Dewi Sandra dan Laura Basuki, film ini bisa kalian saksikan di platform streaming Netflix dan Vidio.

5. Mekah I'm Coming (2020)

Mekah I'm Coming (dok. MD Pictures/Mekah I'm Coming)
Mekah I'm Coming (dok. MD Pictures/Mekah I'm Coming)

Menghadirkan nuansa yang unik dan berbeda, Mekah I'm Coming tampil dengan genre drama-komedi. Film ini mengambil tema tentang penipuan perjalanan biro haji yang kasusnya sempat menghebohkan Tanah Air. Kisah pun bermula saat seorang pemuda bernama Eddy (Rizky Nazar) mendaftarkan diri sebagai peserta haji di sebuah agen travel. Eddy rela menjual bengkelnya untuk terbang ke Tanah Suci Mekkah. Ternyata, alasan Eddy mendaftarkan diri untuk menunaikan haji ialah agar dirinya tak kehilangan cinta Eni (Michelle Ziudith) dan tentunya menjadi kebanggaan warga satu kampung.

Nahas, Eddy justru menjadi korban penipuan perjalanan biro haji tersebut. Merasa sedih, kalut dan juga malu kepada Eni serta keluarga di kampung, Eddy kemudian memutuskan untuk mencari pekerjaan baru di Jakarta. Meski dibalut dengan kisah yang ringan dan menghibur, Mekah I'm Coming menyuguhkan pesan terkait perjuangan dan kejujuran, tanpa mengesampingkan penonton untuk melihat permasalahan yang dihadapi para korban penipuan biro haji. Turut dibintangi Ria Irawan hingga Dwi Sasono, film berdurasi 1 jam 33 menit ini sudah tersedia di platform streaming Netflix dan PrimeVideo.

Meski memiliki genre yang beragam, namun deretan film Indonesia yang memuat kisah terkait ibadah haji ini sama-sama mampu menyiratkan pesan moral kepada penonton terkait perjuangan, proses hidup, kekuatan doa, pertolongan hingga kuasa Tuhan yang boleh jadi akan membuat kita termenung sejenak untuk menyadari berbagai hal dalam hidup. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More