Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

16 Film Non Horor Indonesia Hasil Adaptasi Novel di 2024, Penuh Drama!

16 Film Non Horor Indonesia Hasil Adaptasi Novel di 2024, Penuh Drama!
Cinta dalam Ikhlas (dok. Starvision Plus / Cinta dalam Ikhlas)

Tidak terasa, saat ini kita telah memasuki beberapa bulan terakhir di tahun 2024. Itu artinya, sederet film Indonesia telah berhasil ditayangkan, yang menyisakan beberapa judul film yang akan tayang di akhir November hingga di sepanjang Desember 2024. Uniknya, dari sekitar 100 judul film lebih yang tayang di 2024, 16 judul film bergenre non horor, rupanya mengadaptasi sebuah novel yang cukup populer.

Paling terbaru misalnya ada Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, hingga yang akan tayang di bioskop adalah Cinta dalam Ikhlas. Beberapa judul film berhasil tembus box office lebih dahulu.

Berikut ada sektar 16 judul film non horor adaptasi novel di 2024. Yuk, simak daftarnya!

1. Ancika: Dia yang Bersamaku 1995

Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (dok. MD Pictures / Ancika: Dia yang Bersamaku 1995)
Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (dok. MD Pictures / Ancika: Dia yang Bersamaku 1995)

Berhasil menjadi film pertama di tahun 2024 yang tembus 1 juta penonton, Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Pidi Baiq. Plot utamanya, menceritakan tentang karakter Dilan yang kembali merasakan jatuh cinta, setelah dibuat patah hati oleh Milea. Kali ini, Dilan jatuh cinta dengan remaja SMA yang terbilang tomboi dan unik, Ancika.

2. Ali Topan

Ali Topan (dok. Visinema Pictures / Ali Topan)
Ali Topan (dok. Visinema Pictures / Ali Topan)

Selanjutnya adalah Ali Topan, film adaptasi novel berjudul Ali Topan Anak Jalanan karya Teguh Esha. Lebih dahulu tayang di Festival Film Internasional Busan, Ali Topan menceritakan tentang kisah asmara dari dua orang insan muda yang sama-sama berasal dari keluarga toxic. Namun sayang, kisah asmara mereka malah tidak direstui.

3. Perjalanan Pembuktian Cinta

Perjalanan Pembuktian Cinta (dok. FMM Studio / Perjalanan Pembuktian Cinta)
Perjalanan Pembuktian Cinta (dok. FMM Studio / Perjalanan Pembuktian Cinta)

Selanjutnya adalah Perjalanan Pembuktian Cinta, film karya Muhammad Amrul Ummami yang diadaptasi dari novel karya Nusaibah Azzahra. Hadirkan cerita tentang gadis muslimah bernama Fathia, yang dipaksa untuk menikah oleh ayahnya. Menikahi pria tua yang tidak dia cintai, Fathia rupanya dijadikan istri kedua dengan cara menikah siri.

4. 24 Jam bersama Gaspar

24 Jam Bersama Gaspar (dok. Visinema Pictures / 24 Jam Bersama Gaspar)
24 Jam Bersama Gaspar (dok. Visinema Pictures / 24 Jam Bersama Gaspar)

Beralih ke 24 Jam bersama Gaspar, film garapan Yosep Anggi Noen yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Sabda Armandio. Dibintangi langsung Reza Rahadian sebagai Gaspar, dia membuat sebuah rencana untuk melakukan aksi perampokan kotak ajaib, yang dimiliki oleh seorang pria tua, pemilik toko emas yang cukup kaya raya.

5. The Architecture of Love

The Architecture of Love (dok. Starvision Plus / The Architecture of Love)
The Architecture of Love (dok. Starvision Plus / The Architecture of Love)

Mengadaptasi novel karya Ika Natassa, The Architecture of Love mempertemukan Nicholas Saputra dan Putri Marino. Menceritakan tentang seorang novelis yang sedang patah hati akibat diselingkuhi, tiba-tiba bertemu dengan pria tampan yang juga sedang patah hati, di sebuah kota yang cukup cantik, New York.

6. Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (dok. MVP Pictures / Tuhan, Izinkan Aku Berdosa)
Tuhan, Izinkan Aku Berdosa (dok. MVP Pictures / Tuhan, Izinkan Aku Berdosa)

Berhasil membuat Aghniny Haque mendapatkan banyak penghargaan, selanjutnya adalah Tuhan, Izinkan Aku Berdosa. Diadaptasi dari novel karya Muhidin Dahlan, film ini menceritakan tentang rasa kecewa yang dialami seorang muslimah bernama Kiran, setelah mendapatkan takdir cukup berat dari Allah. Tanpa pikir panjang, dia meluapkan rasa kecewanya dengan menjadi seorang pelacur.

7. Dilan 1983: Wo Ai Ni

Dilan 1983: Wo Ai Ni (dok. Falcon Pictures / Dilan 1983: Wo Ai Ni )
Dilan 1983: Wo Ai Ni (dok. Falcon Pictures / Dilan 1983: Wo Ai Ni )

Masih diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq, Dilan 1983: Wo Ai Ni diproduksi Falcon Pictures. Menceritakan tentang masa kecil dari karakter Dilan, saat duduk di bangkus SD. Dilan kecil, sangat penuh dengan tantangan dan cerita yang lucu. Salah satunya, dia mengalami cinta monyet dengan seorang wanita keturunan Cina.

8. Catatan Harian Menantu Sinting

Catatan Harian Menantu Sinting (dok. Soraya Intercine Films / Catatan Harian Menantu Sinting)
Catatan Harian Menantu Sinting (dok. Soraya Intercine Films / Catatan Harian Menantu Sinting)

Filmnya telah kembali tayang di Netflix, selanjutnya adalah Catatan Harian Menantu Sinting. Diadaptasi dari novel karya Rosi L. Simamora, film ini menceritakan tentang kesialan yang dialami oleh seorang perempuan bernama Minar, karena harus hidup hingga diatur-atur oleh mertuanya yang sangat bawel hingga tidak mengerti kondisi menantu.

9. Heartbreak Motel

Heartbreak Motel (dok. Visinema Pictures / Heartbreak Motel)
Heartbreak Motel (dok. Visinema Pictures / Heartbreak Motel)

Selanjutnya adalah Heartbreak Motel, film kedua di tahun 2024 yang diadaptasi dari novel karya Ika Natassa. Heartbreak Motel, menceritakan tentang seorang perempuan bernama Ava, yang harus kembali dipertemukan dengan mantan kekasih toxic. Padahal saat itu, Ava telah berhasil menemukan seseorang yang berhasil membuatnya nyaman.

10. Azzamine

Azzamine (dok. MD Pictures / Azzamine)
Azzamine (dok. MD Pictures / Azzamine)

Selanjutnya adalah Azzamine, film yang dibintangi Arbani Yazis dan Megan Domani. Mengadaptasi novel karya Sophie Aulia, film ini menceritakan tentang seorang wanita yang kerap hidup dengan cukup bebas, tiba-tiba harus mengalami banyak aturan dari sang ayah. Selain itu, dia juga harus menerima perjodohannya dengan seorang ustaz muda.

11. Seni Memahami Kekasih

Seni Memahami Kekasih (dok. IDN Pictures / Seni Memahami Kekasih)
Seni Memahami Kekasih (dok. IDN Pictures / Seni Memahami Kekasih)

Beralih ke Seni Memahami Kekasih, yang diproduksi IDN Pictures. Diadaptasi dari novel karya Agus Mulyadi, film ini menceritakan tentang perjuangan dari seorang pria bernama Agus, untuk mendapatkan hati seorang wanita cantik yang juga bertindak sebagai aktivis, Kalis. Kisah cinta mereka terbilang sangat romantis, meskipun penuh tantangan.

12. Home Sweet Loan

Home Sweet Loan (dok. Visinema Pictures / Home Sweet Loan)
Home Sweet Loan (dok. Visinema Pictures / Home Sweet Loan)

Beralih ke Home Sweet Loan, film Visinema Pictures yang diadaptasi dari novel karya Almira Bastari. Menceritakan tentang Kaluna, seorang anak bungsu yang kerap mengalami masalah hidup, yang berasal dari keluarganya sendiri. Dia harus menanggung beban hidup beberapa anggota keluarganya, meskipun menjadi anggota keluarga yang tidak dianggap.

13. Laut Tengah

Laut Tengah (dok. Starvision Plus / Laut Tengah)
Laut Tengah (dok. Starvision Plus / Laut Tengah)

Selanjutnya Laut Tengah, film yang menghadirkan isu tentang poligami. Menceritakan tentang seorang wanita ambisius bernama Haia, yang telah cukup lama bermimpi bisa kuliah ke Korea Selatan. Demi mewujudkan mimpi itu, dia rela menjadi istri kedua, dari seorang pria yang tidak mencintainya sama sekali.

14. Bila Esok Ibu Tiada

Bila Esok Ibu Tiada (dok. Leo Pictures / Bila Esok Ibu Tiada)
Bila Esok Ibu Tiada (dok. Leo Pictures / Bila Esok Ibu Tiada)

Ada Bila Esok Ibu Tiada, film produksi Leo Pictures yang kini telah mengumpulkan 2,7 jutaan penonton. Dibintangi Christine Hakim, dia harus menjadi seorang single mother, di usia yang terbilang cukup tua. Setelah suaminya meninggal dunia, dia harus dihadapkan dengan 4 orang anaknya, yang memiliki karakter keras kepala hingga sifat beragam.

15. Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu

Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu (dok. MVP Pictures / Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu)
Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu (dok. MVP Pictures / Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu)

Lagi-lagi mengadaptasi buku atau novel karyaPidi Baiq, selanjutnya ada Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, yang kini dibintangi Ajil Ditto dan Adinia Wirasti. Menceritakan tentang seorang pria bernama Sadali, yang harus menerima perjodohannya dengan wanita yang terlihat sangat baik. Namun setelah cukup lama, Sadali malah jatuh cinta lagi dengan wanita lain, wanita yang lebih tua.

16. Cinta dalam Ikhlas

Cinta dalam Ikhlas (dok. Starvision Plus / Cinta dalam Ikhlas)
Cinta dalam Ikhlas (dok. Starvision Plus / Cinta dalam Ikhlas)

Terbaru adalah Cinta dalam Ikhlas, yang berhasil mempertemukan Adhisty Zara dengan Abun Sungkar. Menceritakan tentang sepasang anak muda bernama Ara dan Athar, yang memilih untuk tidak menjalin hubungan asmara, meskipun saling cinta. Mereka ingin kembali bertemu setelah sama-sama sukses, hingga bertemu dengan cara menikah.

Bagi kalian yang sudah membaca novel atau bukunya, rasanya sangat disayangkan jika tidak menonton deretan film di atas. Jangan lupa untuk menonton Cinta dalam Ikhlas, yang akan memulai debut tayang di 28 November.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sandi Nugraha
EditorSandi Nugraha
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Juru Parkir di Makassar Aniaya Anggota Komcad Gegara Karcis

07 Apr 2026, 23:53 WIBNews